Lintas Papua Tengah

Kepala RRI Nabire Bangga, Teman Non-Muslim Usul Pembagian Takjil

16

Kepala RRI Nabire Bangga, Karyawan Non-Muslim Usul Pembagian Takjil

Kepala LPP RRI Nabire, Surya S. Thalib, saat memberikan takjil kepada seorang pengendara motor, Jumat (06/03/2026),– Kalawai/Titus Ruban.

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Semangat kebersamaan dan toleransi terpancar di depan Kantor LPP RRI Nabire, Papua Tengah di Jalan Merdeka, Kabupaten Nabire, Jumat (06/03/2026) sore.

Puluhan karyawan turun ke jalan dan membagikan sekitar 500 paket takjil kepada pengendara dan pejalan kaki menjelang berbuka puasa, pada pukul 17.00 WIT.

Kepala Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia atau  LPP RRI Nabire, Surya S. Thalib, S.AP, M.Si, mengatakan, ini merupakan aksi kedua selama Ramadhan 1447 H/2026,

“Ini aksi kedua dengan membagikan sedikitnya 500 paket takjil, sebelumnya hanya 200 namun usul teman – teman untuk di tambah,” kata Surya kepada awak media disels – sela pembagian takjil.

Aksi ini merupakan tradisi tahunan LPP RRI Nabire di masa kepemimpinannya. Bahkan yang paling menyentuh hati Surya adalah inisiatif dari karyawan non-Muslim. Apalagi anggarannya sepenuhnya didanai iuran sukarela karyawan.

“Ini tradisi tahunan kami untuk berbagi kebahagiaan dengan yang berpuasa di jalan. Dan yang saya bangga adalah karyawan, mereka justru mengingatkan, ‘Ibu, kita berbagi takjil lagi ya.’ Itu menunjukkan kemanusiaan yang tak terbatas,” tuturnya.

Suasana hangat tercipta disaat karyawan membagikan paket ke pengendara motor, sopir mobil, dan pejalan kaki.

Lanjut surnya, warga merespons positif, bahkan antrean panjang sempat memperlambat lalu lintas di kegiatan pertama, tapi tetap tertib. Termasuk hari kedua.

Surya menekankan, “Berbagi menumbuhkan empati. Jika punya kelebihan, seharusnya kita bantu sesama tanpa pandang latar belakang.

“Kami berencana akan ulangi aksi serupa di akhir Ramadhan untuk perkuat ikatan persaudaraan dan empati kemanusiaan warga RRI dengan masyarakat Nabire. Kegiatan ini jadi bukti toleransi dan solidaritas hidup di Papua Tengah,” pungkasnya. [*]

error: Content is protected !!
Exit mobile version