Lintas Papua Tengah

24 Mahasiswa di Jayapura mengikuti pelatihan menulis

12
Suasana para peserta pelatihan menulis ketika sedang mengikuti materi di Aula, JPIC Sentani, Kabupaten Jayapura – Papua, Jumat (22/08/2025), – Kalawai/Ist.

Jayapura, Kalawaibumiofi.com | Sebanyak 24 orang peserta, yang merupakan mahasiswa dari berbagai universitas di Jayapura – Papua, mengikuti pelatihan menulis. Mereka langsung diberikan sertifikat usai pelatihan.

Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari, dari Senin – Jumat (18-22/08/2025), yang dilaksanakan di Aula, JPIC Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Pelatihan ini difasilitasi oleh Justice, Peace, and Integrity of Cration Ordo Fratrum Minorum, atau JPIC OFM Papua. Dengan menghadirkan dua narasumber utama dari editor Jubi.id yakni Angela Flasy, dan Arjuna Pademme. Kedua narasumber ini memberikan materi tentang dasar-dasar jurnalis, prinsip, elemen hingga rumus 5w+1h serta paramida terbalik.

Direktur JPIC OFM Papua, Pastor Alexandro Rangga, OFM mengungkapkan, aktivitas menulis merupakan suatu kebanggaan bagi seorang penulis. Sebab tulisan akan dikenang sepanjang masa, meski penulisnya berpindah alam.

”Menulis itu tidak bisa dibungkam, meskipun media bisa dibredel. Menulis itu menemukan diri kita. Menulis itu adalah keabadian. Kita mati, orang bisa mengenang dan mengenal kita lewat tulis kita,” ungkapnya.

Agus A. Wilil, salah seorang peserta menyampaikan apresiasi dan berterimakasih yang setinggi-tingginya kepada JPIC Papua. Yang mana telah fasilitasi untuk belajar dan pelatihan menulis dengan meningkatkan dan mengembangkan kualitas diri.

”iya, saya merasa bersyukur, kepada pihak (JPIC OFM Papua) telah buka pelatihan menulis, karena, ini akan meningkatkan kualitas dan kemampuan spiritual kita.” tutur Agus.

Mahasiswa dari Universitas Cenderawasih, Jayapura ini lanjutnya, pelatihan menulis seperti ini harus di lakukan tiap bulan. Karena menulis ini tanggung jawab bersama (generasi muda) saat ini untuk angkat isu-isu sosial yang ada di Tanah Papua.

“ini penting, sehingga dengan pelatihan yang terus menerus dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan seseorang terhadap pentinggany menulis,” ucapnya.

Mahasiswa lainnya dari universitas yang sama, Arjuna Tomas Tandi, mengatakan bahwa metode menulis menggunakan rumus 5W plus 1H itu adalah rumus dasar harus dipahami secara baik. Sehingga hasil menulis akan menulis lebih baik dan teratur.

“iya, metode 5W + 1H ini dapat mengembangkan kita sebagai mahasiswa agar bagaimana supaya kita menulis lebih leluasa,” kata Tandi.

Peserta lainnya, Edy Yigibalom asal Universitas Teknologi dan Sains Jayapura menambahkan bahwa awalnya ia berpikir  menulis adalah pekerjaan gampang. Tapi ternyata setelah mengikuti pelatihan ini menyadari kalau menulis itu butuh kesabaran.

“Ternyata saya salah pikir. Menulis itu luar biasa, butuh energy, menulis sangat penting,” pungkasnya.[*]Top of Form

Dapatkan update berita Kalawaibumiofi.com dengan bergabung di saluran Portal kalawaibumiofi.com Nabire di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb5HSBnLSmbczLEXuF0X. Caranya muda, Anda bisa mendapatkan melalui Aplikasi WhatsApp, atau dapatkan juga di medsos (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok) dengan nama akun Warta Bumiofi.

error: Content is protected !!
Exit mobile version