Mimika, Kalawaibumiofi.com | Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua menggelar Papua Economic & Investment Forum (PEIF) ke-2 Tahun 2026 di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Kamis-Jumat (4-5/6/2026). Forum ini digelar bersama pemerintah daerah Provinsi Papua dan Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk mempercepat investasi dan transformasi ekonomi yang inklusif.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru
Kepala Tim Perumusan KEKDA Provinsi KPw BI Papua, Yunianto, bersama Staf Ahli Gubernur Papua Tengah, Herman Kayame, menegaskan penguatan investasi dan hilirisasi adalah langkah strategis. Sinergi seluruh pihak sangat dibutuhkan guna mengubah kekayaan alam dan SDM Papua menjadi peluang investasi nyata.
“Untuk potensi strategis yang menjadi fokus utama meliputi, Sumber daya alam, Sektor pertanian, Sektor perikanan, Sektor pariwisata, Sumber daya manusia (SDM) lokal,” ujar perwakilan forum tersebut dalam dalam rilis yang diterima Kalawaibumiofi.com, Selasa (9/6/2026).
Pembiayaan Kreatif dan Proyek IPRO
Mengusung tema “Mengakselerasi Pertumbuhan Papua Melalui Sinergi Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan”, forum ini menghadirkan, Kanwil DJPb Papua yang memaparkan sinergi pembiayaan kreatif, Konsultan IPRO UGM, Memberikan pembekalan reviu rencana pembangunan dan optimalisasi aset, Aparatur daerah dari Papua, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan juga memaparkan rencana investasi strategis wilayah masing-masing.
Targetkan Komitmen Nyata Investor
PEIF 2026 diharapkan mempererat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, lembaga keuangan, dan masyarakat.
Target akhir dari forum ini adalah menghasilkan komitmen investasi konkret yang siap ditawarkan kepada para investor demi kesejahteraan masyarakat Papua. [*]
