Lintas Papua Tengah

Dapur Bersih Kunci Pelayanan Gizi Berkualitas

96
Marsel Asyerem ketika meninjau dapur MBG SPPG 003 Siriwini Nabire, Sabtu (07/02/2026), - Kalawai/Alvi.
Nabire, Kalawaibumiofi.com | Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Nabire, Marsel Asyerem menyatakan salah satu kunci pelayanan gizi berkualitas adalah dengan kebersihan dapur, yang dijadikan tempat mengolah makanan dalam pelaksaan program makanan bergizi gratis atau MBG.

Ia pun mengajak seluruh SPPG se-Kabupaten Nabire, Papua Tengah untuk melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan sebagai tindak lanjut atas instruksi Presiden dalam penguatan budaya hidup bersih dan sehat.

Aksi tersebut dilakukan secara serentak dengan fokus pada kebersihan dapur produksi, halaman sekolah penerima manfaat, serta lingkungan sekitar fasilitas pelayanan MBG.

Pelaksanaan bersih-bersih mulai dijadwalkan oleh masing-masing SPPG sejak Sabtu, 7 Februari 2026, bersama tim dan relawan di wilayah kerja masing-masing.

Marsel menegaskan bahwa keberhasilan program pemenuhan gizi tidak hanya ditentukan oleh kualitas makanan yang disajikan, juga sangat bergantung pada kebersihan dan sanitasi lingkungan. Menurutnya, dapur SPPG harus menjadi contoh penerapan standar higienitas yang baik bagi masyarakat.

“Lingkungan dapur yang bersih adalah fondasi utama kesehatan. Ini bagian penting dari pelayanan gizi yang berkualitas,” kata Marsel, Sabtu (07/02/2026).

Selain kerja bakti, kegiatan ini juga diisi dengan pengecekan sanitasi, penataan area kerja dapur, serta pengelolaan limbah dapur. Langkah tersebut menjadi sarana edukasi langsung bagi petugas dapur dan relawan, agar membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara berkelanjutan.

Ajakan tersebut mendapat respons positif dari SPPG di berbagai titik di Kabupaten Nabire. Sejumlah dapur pelayanan MBG mulai mempersiapkan jadwal dan teknis pelaksanaan aksi bersih sesuai kondisi masing-masing lokasi.

Marsel berharap kegiatan ini dapat memperkuat kesiapan dapur SPPG dalam melayani program MBG sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan layak bagi petugas maupun penerima manfaat.

Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap instruksi Presiden harus diterjemahkan dalam aksi nyata di lapangan.

“Kita mulai dari hal sederhana: dapur bersih, lingkungan rapi, dan pelayanan gizi berkualitas. Dari Nabire, kita tunjukkan komitmen itu,” ujarnya. (ALVI)

error: Content is protected !!
Exit mobile version