Pemprov Papua Tengah

Diklat Dasar Teknisi APPIL Angkatan I Resmi Ditutup, 13 Personel Papua Tengah Siap Bertugas

4
Kepala Bidang Lalu Lintas Darat, Yunius Tabuni (Tengah) saat foto bersama para peserta pelatihan. Rabu (9/7/2026), – Dok untuk Kalawai.

Bali, Kalawaibumiofi.com |   Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Perhubungan secara resmi menutup kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Dasar Teknisi Alat Pengawas dan Pengendali Lalu Lintas (APPIL) Angkatan Pertama. Sekaligus menyerahkan Surat Keputusan hasil pelatihan kepada seluruh peserta, di Bali, Kamis (9/7/2026) pekan lalu.

Acara penutupan dipimpin oleh perwakilan Dinas Perhubungan yang juga mewakili Kepala Bidang Lalu Lintas Darat, Yunius Tabuni. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi seluruh peserta yang berjuang meninggalkan keluarga dan menempuh perjalanan jauh hingga ke Pulau Dewata demi menuntaskan pelatihan selama satu minggu ini.

“Kedisiplinan, semangat belajar, dan ketekunan yang kalian tunjukkan patut dibanggakan. Hari ini menjadi bukti bahwa kalian telah siap melangkah menjadi tenaga teknis yang mumpuni,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa keahlian yang dimiliki bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan amanah besar bagi masyarakat Papua Tengah.

“Kalian adalah garda terdepan menjamin kelancaran, keamanan, dan keselamatan pergerakan lalu lintas darat di seluruh wilayah. Keahlian ini harus disertai tanggung jawab besar, kejujuran, dan pelayanan yang tulus,” tegasnya.

Yunius, juga menjelaskan alasan strategis pengiriman peserta ini. Selama ini Provinsi Papua Tengah baru memiliki satu tenaga teknis tetap untuk pengelolaan APPIL, sehingga sering mengalami kendala komunikasi dan keterbatasan penanganan di lapangan. Oleh karena itu, Dinas Perhubungan mengirimkan 13 personil untuk mengikuti pelatihan ini guna membangun kapasitas tenaga teknis daerah sendiri.

“Harapan kami, ke depannya akan kembali mengirimkan perwakilan dari seluruh delapan kabupaten dan kota di wilayah Papua Tengah. Tujuannya agar kami tidak lagi bergantung pada tenaga kontrak dan memiliki tenaga teknis andalan dari daerah sendiri,” tambahnya.

Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar membawa ilmu, pengalaman, dan semangat persaudaraan yang didapat di Bali pulang ke tanah kelahiran.

“Terapkanlah dengan sebaik-baiknya, jadilah solusi atas tantangan di lapangan, teruslah berinovasi dan menambah wawasan demi kemajuan pelayanan transportasi di Papua Tengah,” pesannya.

Acara diakhiri dengan pernyataan resmi penutupan kegiatan serta ucapan terima kasih kepada narasumber, instruktur, dan panitia pelaksana yang telah mendukung kelancaran seluruh rangkaian pelatihan. Seluruh peserta diharapkan segera mempraktikkan ilmu yang didapat dan siap mengabdi di tempat tugas masing-masing. [*]

error: Content is protected !!
Exit mobile version