Pemprov Papua Tengah

Eliezer Yogi : SPM bukan sekadar kewajiban administratif, Tetapi Tolak Ukur Kinerja Pemerintah

17
Plt. Kepala Bappeda Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, saat buka workshop SPM di Guest House Nabire. Senin (16/3/2026), – Kalawai/Alvi.

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bappeda) Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, buka workshop penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Guest House Nabire, Senin (16/3/2026).

Elieser mengungkapkan, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman perangkat daerah dalam menerapkan dan melaporkan SPM sebagai indikator utama pelayanan dasar kepada masyarakat.

“Penerapan SPM merupakan bagian penting untuk memastikan masyarakat mendapat pelayanan dasar yang layak,” ungkap Eliezer dalam sambutannya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah bertanggung jawab memenuhi hak masyarakat atas pelayanan optimal. SPM bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tolok ukur kinerja pemerintah dalam menyediakan pelayanan publik berkualitas, merata, dan berkeadilan.

“SPM harus jadi upaya nyata pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Lanjutnya, SPM mencakup enam sektor utama, yaitu ; pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat serta kawasan permukiman, ketentraman serta ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta urusan sosial.

Ia mendorong perangkat daerah mengintegrasikan indikator SPM ke dokumen perencanaan dan penganggaran, serta memperkuat pelaporan melalui aplikasi E-SPM.

“Kami berharap kepala OPD dan operator di kabupaten punya pemahaman sama soal pelaporan SPM, agar input data lancar di tingkat provinsi dan kabupaten,” pungkas Eliezer Yogi. [*]

error: Content is protected !!
Exit mobile version