Nabire, Kalawaibumiofi | Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, menerima audiensi Badan Pengurus Harian (BPH) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua bersama Panitia Konferensi Sinode (KONSIN) XII Tahun 2026, Senin (2/11/2026). Pertemuan tersebut membahas kesiapan pelaksanaan konferensi yang dijadwalkan berlangsung pada 16–21 November 2026 di Manokwari, Papua Barat.
Audiensi itu menjadi bagian dari koordinasi antara BPH Sinode KINGMI, panitia pelaksana, dan Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam mempersiapkan Manokwari sebagai tuan rumah konferensi tingkat sinode tersebut.
Dalam pertemuan itu, BPH Sinode KINGMI bersama panitia menyampaikan perkembangan persiapan, agenda strategis, serta tujuan pelaksanaan KONSIN XII. Konferensi tersebut menjadi momentum penting bagi gereja untuk melakukan konsolidasi organisasi, mengevaluasi pelayanan, dan merumuskan arah pelayanan KINGMI di Tanah Papua.
Selain menyampaikan kesiapan penyelenggaraan, audiensi tersebut juga bertujuan membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, terutama terkait dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan konferensi.
Gubernur Papua Barat menyambut baik rencana pelaksanaan KONSIN XII di Manokwari. Pemerintah Provinsi Papua Barat menyatakan kesiapan mendukung penyelenggaraan konferensi tersebut sebagai bentuk kemitraan dengan lembaga keagamaan.
Dukungan pemerintah daerah diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan konferensi, mulai dari tahap persiapan hingga kegiatan berakhir. Koordinasi antara panitia dan pemerintah juga diperlukan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan rencana.
Bagi KINGMI, KONSIN XII merupakan forum penting untuk memperkuat persatuan jemaat, konsolidasi kelembagaan, serta mengevaluasi dan menetapkan arah pelayanan gereja ke depan.
Panitia KONSIN XII berharap dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat sebagai tuan rumah dapat memperkuat persiapan penyelenggaraan konferensi yang akan dihadiri unsur-unsur pelayanan KINGMI dari berbagai wilayah di Tanah Papua.
Konferensi Sinode XII KINGMI dijadwalkan berlangsung selama enam hari, 16–21 November 2026, di Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Melalui konferensi tersebut, KINGMI diharapkan dapat memperkuat persatuan organisasi dan merumuskan langkah strategis bagi pengembangan pelayanan gereja di Tanah Papua. [*]
