Berita

Kapolres Nabire Apresiasi Aksi Demo Pelajar di Nabire, Ini harapannya

6
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, saat memberikan keterangan kepada awak media usai pengamanan aksi. Selasa (15/9/2026), – Kalawai/Welem Yeblo.

Nabire, Kalawaibumiofi.com |  Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu mengapresiasi pelaksanaan aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan para pelajar yang tergabung dalam organisasi Solidaritas Pelajar West Papua  (SPWP) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (15/6/2026).

Aksi tersebut berlangsung sejak sekitar pukul 08.00 hingga 12.30 WIT. Menurut Samuel, secara umum kegiatan berjalan aman dan lancar. Komunikasi antara aparat keamanan dan para pelajar juga berlangsung dengan baik.

“Hari ini kami melaksanakan pelayanan penyampaian aspirasi dari adik-adik pelajar yang tergabung dalam organisasi SPWP. Secara umum situasi berjalan aman dan lancar. Komunikasi antara kami dan adik-adik juga berjalan dengan baik,” ujar Samuel dalam keterangannya seusai aksi Pelajar.

Ia mengatakan, meskipun sempat terjadi sedikit insiden dalam pelaksanaan aksi, secara keseluruhan koordinator lapangan bersama peserta aksi tetap dapat berkomunikasi dan berkoordinasi dengan aparat keamanan.

Samuel menekankan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi antara pelajar, masyarakat, dan aparat keamanan. Menurutnya, komunikasi yang baik diperlukan agar berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi bersama.

“Ke depan komunikasi dan koordinasi seperti ini harus terus terjalin, sehingga hal-hal yang perlu kita antisipasi bersama dapat kita siapkan. Tidak perlu sampai terjadi hal-hal seperti chaos dan lainnya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Samuel juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan aksi, termasuk personel kepolisian dari berbagai satuan serta unsur pengamanan lainnya yang membantu menjaga situasi tetap kondusif.

“Mari kita rapatkan barisan untuk tetap bersinergi menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian di Tanah Nabire,” ujarnya.

Ingatkan Pelajar Hindari Ujaran Provokatif

Kapolres Nabire juga mengingatkan para pelajar agar tetap menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak menggunakan ujaran yang dapat memicu tindakan pidana.

Ia meminta agar apabila terdapat aspirasi yang belum dapat dipenuhi, peserta aksi tidak kemudian menyampaikan ancaman atau seruan yang berkaitan dengan pembakaran maupun tindakan lainnya.

“Apabila dari adik-adik ada penyampaian yang belum bisa dipenuhi, jangan lagi menyampaikan ujaran atau penyampaian berkaitan dengan pembakaran. Karena itu ada kaitannya dengan tindak pidana,” tegasnya.

Menurut Samuel, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari proses belajar berorganisasi. Karena itu, aspirasi sebaiknya disampaikan dengan cara yang baik, tertib, dan tidak melanggar hukum.

“Kita belajar berorganisasi, kita belajar menyampaikan aspirasi dengan baik. Jangan sampai ada tindak pidana yang terjadi,” katanya.

Ia berharap kegiatan penyampaian aspirasi ke depan dapat berlangsung secara damai dengan mengedepankan komunikasi, koordinasi, serta penghormatan terhadap ketentuan hukum yang berlaku. [*]

error: Content is protected !!
Exit mobile version