Nabire, Kalawaibumiofi. com | Kehadiran Matahari Difabel Therapy Center di Nabire menjadi angin segar bagi orang tua anak berkebutuhan khusus di Papua.
Sebagai pusat layanan terapi pertama dan satu-satunya di wilayah ini, fasilitas tersebut menjawab kebutuhan mendesak masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke Makassar atau Pulau Jawa demi mendapatkan layanan terapi yang layak bagi anak-anak mereka.
Ketua Yayasan Peduli Difabel Nabire, Maria Yeti Saputri Kapitarauw mengatakan, Matahari Therapy Center menyediakan layanan terapi komprehensif yang ditangani tenaga profesional dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Solo, hingga putra-putri terbaik Nabire.
“Layanan yang tersedia meliputi terapi ADHD, terapi wicara dan dengar, hipnoterapi, psikologi, hidroterapi, serta PHVR terapi, yang didukung dokter umum dan beroperasi setiap hari pukul 09.30 s/d 17.00 Wit,” katanya, Sabtu (07/02/2026).
Tak hanya berorientasi pada pelayanan kesehatan, menurutnya, pusat terapi ini juga mengedepankan keberpihakan sosial. Sekitar 90 persen dari 106 anak binaan merupakan Orang Asli Papua (OAP), termasuk anak-anak dari Intan Jaya, yang sebagian besar berada di “zona abu-abu” sistem pendidikan.
“Kami harap ke depan, pemerintah daerah dapat memberikan perhatian dan dukungan nyata, khususnya dalam penyediaan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai serta penguatan fasilitas dan layanan pendidikan Sekolah Luar Biasa (SLB), agar anak-anak berkebutuhan khusus di Papua memperoleh hak tumbuh kembang dan pendidikan yang setara,” harapnya. [*]
