Nabire, Kalawaibumiofi.com | Pengurus Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia atau POSSI Provinsi Papua Tengah menghadiri rapat kerja nasional atau rakernas Pengurus Besar (PB) POSSI di Jakarta yang berlangsung, 29-31 Januari 2026.
Ketua POSSI Papua Tengah, Inarius Douw mengatakan ini pertama kalinya PB POSSI menggelar rakernas di bawah kepemimpinan Ketua Umum saat ini Komjen Pol. Makhruzi Rahman, S.IK., M.H., M.Tr.Opsla.
Menurut Inarius Douw, rakernas ini mestinya dilaksanakan pada 2025. Namun karena padatnya kegiatan pada tahun lalu, sehingga baru dapat dilaksanakan pada 2026.
Rakernas ini akan membahas pembinaan dan pengembangan olahraga selam di tanah air dengan mengusung tema “Satu Arus Satu Prestasi. Transformasi POSSI Menuju Keunggulan Prestasi Atlet, Organisasi Profesional, dan Kepemimpinan Bahari Berkelanjutan.”
Katanya, rakernas akan diikuti seluruh anggota Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia dan sejumlah pengurus provinsi dari beberapa daerah di Indonesia.
“Saya sendiri sebagai perwakilan papua tengah. Jumlah pengurus provinsi yang telah mengkonfirmasi akan hadir pada rakernas nanti sebanyak 21 pengprov termasuk Papua Tengah,” kata Inarius Douw dalam siaran persnya, Kamis (29/01/2026).
Katanya, yang akan menjadi pembahasan utama saat rakernas di antaranya, mengenai pembinaan prestasi, organisasi, hal umum, serta terkait instruktur.
Inarius Douw mengatakan, POSSI Papua Tengah berharap ke depan untuk PB POSSI, khususnya di Papua Tengah dapat lebih baik lagi.
“Periode 2025-2029, kami di Papua Tengah di bawah kepengurusan yang baru, berfokus pada transformasi organisasi, peningkatan prestasi, dan perluasan jangkauan olahraga selam, lebih khususnya di Papua Tengah dan Indonesia,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Rakernas, Johanes Tiro berharap ini menjadi momentum refleksi dan komitmen bersama seluruh insan POSSI untuk bergerak searah, bersinergi, dan berorientasi pada hasil, dengan menempatkan prestasi atlet, organisasi yang profesional, serta pelestarian lingkungan laut sebagai pilar utama pembangunan olahraga selam Indonesia. (*)

















