Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Lintas Papua TengahEkonomiSuku Besar Yerisiam Gua

PT.Nabire Baru dan PT.Sariwana Adi Perkasa Bantu Listrik Warga Sima

11
×

PT.Nabire Baru dan PT.Sariwana Adi Perkasa Bantu Listrik Warga Sima

Sebarkan artikel ini
Dok : Penyerahan bantuan CSR PT.Nabire Baru dan PT.Sariwana Adi Perkasa kepada perwakilan masyarakat.
Example 468x60

Nabire – Kalawaibumiofi.com PT.Nabire Baru dan PT Sariwana Adi Perkasa, dua perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Nabire, menyalurkan bantuan sosial berupa pemasangan instalasi listrik untuk 80 kepala keluarga (KK) di Kampung Sima, Distrik Yaur. Bantuan yang diserahkan pada Rabu, 27 Agustus 2025 di kantor perusahaan di Wami itu merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).

Manager Administration & Government Relation Goodhope Company induk dari kedua perusahaan tersebut—Arfan Arifin, menegaskan bahwa bantuan senilai Rp.80 juta ini diberikan untuk meringankan beban biaya pemasangan listrik yang selama ini menjadi kendala warga.

Example 300x600

“Penyerahan bantuan ini adalah bagian dari program CSR perusahaan sawit PT Nabire Baru dan PT Sariwana Adi Perkasa. Kami ingin mendorong agar komunikasi dengan masyarakat pemilik hak ulayat terus berjalan intensif, sehingga tujuan kemandirian masyarakat bisa terwujud,” ujar Arfan.

Penyerahan bantuan itu diterima oleh Kepala Kampung Sima, Benyamin Yarawobi, serta disaksikan oleh Kepala Distrik Yaur, Martina Hamberi, dan perwakilan adat Suku Yerisiam Gua, Roberthino Hanebora.

Martina menyebut bantuan ini membantu mempercepat kendala listrik di kampung Sima. “Rumah-rumah yang selama ini sudah terpasang namun masih menunggak biaya pemasangan, bantuan ini bisa digunakan untuk menyelesaikannya. Kami berterima kasih kepada pihak perusahaan yang turut meringankan beban masyarakat,” katanya.

Benyamin Yarawobi menambahkan, listrik memang sudah masuk ke Kampung Sima sejak 2023, namun sebagian rumah masyarakat masih menunggak biaya pemasangan. “Dengan bantuan ini, kami bisa segera melunasi biaya pemasangan sejak 2023. Kami tentu sangat terbantu,” ujarnya.

Program CSR perusahaan sawit di Papua Tengah sebelumnya juga pernah menyasar pendidikan, kesehatan infrastruktur dasar, seperti fasilitas pendidikan juga bantuan pendidikan. Namun, kebutuhan listrik masih menjadi prioritas utama warga.

Data PLN menunjukkan, tingkat elektrifikasi di Papua masih tertinggal dibandingkan wilayah lain di Indonesia. Hingga 2023, rasio elektrifikasi Papua baru mencapai sekitar 95 persen, sementara rata-rata nasional sudah di atas 99 persen (sumber : PLN dan Kementerian ESDM).

Bantuan berupa pemasangan listrik di Kampung Sima ini sekaligus menjadi simbol kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat adat. Sebab, lahan perkebunan sawit berada di atas tanah ulayat Suku Yerisiam Gua. Hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat dianggap penting agar investasi sawit yang telah berjalan sejak lebih dari satu dekade bisa menjawab kebutuhan masyarakat pemilik hak. [*]

https://whatsapp.com/channel/0029VbAohiL8vd1I15XzTI30

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!