Aradide – Paniai, Kalawaibumiofi. com | Momen penjemputan Muspasmee (Musim Paskah Meepago) Ke-VIII di Kampung Komopa Aradide, Distrik Aradide, Kabupaten Paniai, dimaknai sebagai perpaduan pelestarian budaya, gotong royong, dan persatuan umat Katolik.
Kegiatan ini berlangsung hari ini, Minggu (01/02/2026), jelang perayaan Muspasme Ke-VIII dihadir juga Stasi “Daida Eyagitaida”, Paroki Kristus Jaya Komopa, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika.
Ketua Panitia Lokal, Demian Meyampaikan, kepada kalawaibumiofo mengonfirmasi bahwa acara tersebut bukan sekadar tontonan, melainkan sarana melestarikan kebudayaan di wilayah Meepago.
“Ini bagian dari budaya. yakni dengan memupuk tradisi gotong royong, mempererat persatuan, serta merajut kegiatan pastoral, ” ujar Demian.
Menurutnya, pentas budaya sore ini (01/02), menampilkan tarian tradisional, drama/teater, Yuu waita, Tupe Ugaa. Selain itu penampilan seni seperti Koteka Mogee, Beba, Wayaa, Enapa, Kedego, Ukaa Mapega.
“Ribuan warga dari Dekenat Tigi, Moanemani/Kamuu, Moni, serta umat lainnya, menyaksikan dengan antusias, mengapresiasi kekayaan warisan leluhur Meepago, ” tuturnya.
Degei, Ketua Panitia Stasi Lokal menjelaskan, momen ini menjadi inspirasi generasi muda untuk mengasah bakat, mental tampil di depan umum, serta melestarikan budaya di tengah perkembangan zaman.
“Secara keseluruhan, acara ini memvisualisasikan identitas filosofi budaya Meuwodide melalui edukasi, kegiatan pastoral, dan pelestarian tradisi,” pungkasnya. [*]
