Salam sejahtera bagi Bapak dan Ibu Sekalian. Salve….
Dalam bacaan Injil di hari Minggu Paskah III, Yohanes 21:1-19, bercerita tentang penampakan Tuhan Yesus untuk ketiga kalinya. Selain itu secara khusus juga menyinggung tentang pertanyaan Tuhan Yesus kepada muridNya yang bernama Petrus: “ Apakah engkau mengasihi Aku?” Pertanyaan ini juga dapat ditujukan kepada kita semua, apakah saya juga mengasihi Tuhan melebihi segalanya.
Kalimat yang sama tersebut ditanyakan oleh Tuhan Yesus sampai tiga kali, menunjukkan betapa Tuhan ingin agar Petrus memperhatikan dan menyadari kasihNya kepada Tuhan secara sungguh-sungguh atau tidak asal menjawab begitu saja. Sebuah kesadaran yang muncul dalam diri kita yang tidak hanya terlintas di pikiran namun sampai mendarat pada praktik hidup yang nyata.
Jawaban Petrus atas pertanyaan Tuhan Yesus yang ketiga kalinya, disampaikan bahwa dia merasa terharu karena kasih Tuhan Yesus lebih dari pada kasih yang dimiliki oleh Petrus kepada TuhanNya.
Sejauh ini, Petrus sadar bahwa dia telah menyangkal Tuhan tiga kali, yaitu pada saat Tuhan Yesus mengalami
penderaan saat ditangkap oleh para penatua tokoh agama serta masyarakat banyak untuk diadili oleh pengadilan agama dan Kaisar.
Hati Petrus menjadi sedih karena seolah-olah Tuhan Yesus mengetahui bahwa dirinya sangat lemah atas komitmen yang dibuatnya itu.
Demikian pula iman dalam diri kita sering kali melemah sehingga kita pun pernah melakukan penyangkalan-penyangkalan dan pada akhirnya mengkhianati Tuhan Yesus.
Semoga dengan renungan-renungan Paskah kali ini, kita tidak lagi ragu-ragu atas kasih dan penyertaan Tuhan dalam menghadapi tantangan apapun sehingga kita lebih berani untuk menjadi saksi Kristus.
Memang bahwa dengan anugerah Paskah, manusia beriman kembali diteguhkan untuk hidup benar sesuai dengan ajaran Gereja atau Firman Tuhan sehingga kita dijauhkan dari tindakan berdosa yang penuh dengan kelaliman serta menjauhkan kita dari kasih Tuhan.
Dan jangan lupa bahwa kasih kita kepada Tuhan bukan berhenti sampai disitu saja, melainkan dapat kita lanjutkan dengan mengasihi sesama kita.
Sebagai umat Keuskupan Timika, kita diharap berdoa untuk Pater Bernardus Bofitwos Baru, OSA yang akan ditahbiskan sebagai Uskup Timika pada tanggal 14 Mei 2025. Semoga kegiatan pentahbisan berjalan lancar dan kiranya anugerah Roh Kudus melimpah dalam kepemimpinan beliau serta umat Allah di Keuskupan Timika ini. Tuhan memberkati.[*]
*Pastor Paroki KSK Nabire, Yohanes Agus Setiyono, SJ
Dapatkan update berita Kalawaibumiofi.com dengan bergabung di saluran Portal kalawaibumiofi.com Nabire di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb5HSBnLSmbczLEXuF0X. Caranya muda, Anda bisa mendapatkan melalui Aplikasi WhatsApp, atau dapatkan juga di medsos (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok) dengan nama akun Warta Bumiofi.
