Lintas Papua Tengah

Polres Nabire Intensifkan KRYD Jelang Operasi Ketupat Noken 2026

7
Polres Nabire Intensifkan KRYD Jelang Operasi Ketupat Noken 2026

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Operasi Ketupat Noken 2026, Polres Nabire melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukumnya pada Selasa malam (10/03/2026).

Kegiatan dimulai dengan apel pengecekan pasukan di halaman Polres Nabire, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Karang Mulia. Apel dipimpin Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., yang diwakili Wakapolres Kompol Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M., bersama para perwira dan personel pengamanan.Dalam arahannya, Wakapolres menekankan KRYD sebagai langkah antisipasi pencegahan gangguan kamtibmas.

Ia mengingatkan personel untuk bertindak tegas, terukur, dan humanis, serta waspada terhadap penggunaan senjata api. Personel juga diinstruksikan menerapkan body system saat razia, menjaga profesionalisme, serta berperan sebagai problem solver di masyarakat.

“Anggota harus memberikan solusi, bukan memperbesar masalah di lapangan,” tegasnya.

Usai apel selesai, personel menempati titik pengamanan untuk razia dan patroli. Razia di Perempatan Hotel Adamant, dipimpin Kabag SDM AKP Supyanto, sebagai Pamendal dan IPTU Salahuddin sebagai Padal, razia di Kampung Wadio menargetkan senjata tajam, senjata api, pengendara tanpa kelengkapan, pengaruh minuman keras, serta barang berbahaya.

Hasilnya, petugas mengamankan dua unit sepeda motor, satu parang, satu pisau, dan satu kunci busi modifikasi berupa obeng.

Razia di Pos Pam Jaya Raya, di Kelurahan Girimulyo, Kasat Tahti IPDA Agus Aman didampingi IPDA Karin Agustin, S.Tr.I.K., memeriksa kendaraan tanpa TNKB, senjata tajam, pengaruh minuman keras, serta barang mengganggu keamanan. Personel juga patroli di Kali Harapan, Girimulyo, dan Karang Tumaritis untuk memastikan situasi aman.

Razia di Depan Lapas Kelas II B Nabire, dipimpin Wakapolres Kompol Dr. Piter Kendek, dan menargetkan senjata tajam, senjata api rakitan, minuman keras, dan alat peraga separatis, dibantu IPTU Hardiman Irianto Sirait, S.H., sebagai Padal dengan puluhan personel.

Seluruh KRYD berakhir dengan situasi aman dan kondusif. Kegiatan ini berlangsung 9–12 Maret 2026, diharapkan menekan kriminalitas serta menciptakan kamtibmas nyaman menjelang operasi. [*]

error: Content is protected !!
Exit mobile version