Nabire, Kalawaibumiofi.com | Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nabire menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) pada Senin (20/4/2026). Acara ini menandai beralihnya kepemimpinan dari Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas, Yermias Degei, S.Pd., M.I.Kom, kepada pejabat definitif, Wenzist J.J. Lamere, S.SST.
Dalam sambutan perpisahannya, Yermias Degei menyampaikan tujuh pokok pikiran dan pesan penting kepada seluruh jajaran serta pimpinan baru :
- Perubahan adalah Keniscayaan
Yermias membuka sambutan dengan menegaskan bahwa promosi, rotasi, dan penyegaran jabatan adalah bagian alami dari birokrasi. Menurutnya, perubahan adalah hal yang pasti dalam proses reformasi birokrasi.
“Selama kurang lebih tiga tahun memimpin Kominfo, saya belajar bahwa tidak ada yang abadi dalam jabatan. Semua akan berakhir, itu hal biasa. Karena itu, lakukan yang terbaik selama diberi kesempatan,” ujarnya.
- Ucapan Terima Kasih dan Permohonan Maaf
Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si, atas kepercayaan yang diberikan. Apresiasi setinggi-tingginya juga ditujukan kepada seluruh pejabat Eselon III, IV, dan staf atas kerja sama yang terjalin. Ia juga memohon maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.
- Penyerahan Tanggung Jawab Administratif
Secara formal, Yermias menyerahkan seluruh aset dan dokumen strategis, meliputi akses website resmi daerah, pengelolaan Sistem Informasi Orang Asli Papua (SIO Papua), serta dokumen perencanaan seperti Renja dan Renstra. Ia juga mencatat bahwa selama menjabat belum menerima fasilitas kendaraan dinas, sehingga hanya aset komputer yang berada di kantor.
- Kesinambungan Program Strategis
Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program, khususnya yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus). Salah satunya adalah pelatihan website dan digital marketing yang telah berjalan dua angkatan, yang nilainya sebagai investasi besar bagi peningkatan kapasitas generasi muda Papua.
- Penguatan Transformasi Digital
Pengembangan data SIO Papua perlu dilanjutkan dengan penguatan regulasi bagi kader kampung. Selain itu, program literasi digital dan implementasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) melalui kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) harus terus menjadi fondasi pelayanan publik.
- Infrastruktur dan Komunikasi Publik
Di bidang infrastruktur, distribusi perangkat Starlink untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) terus berlanjut. Setelah 53 unit terdistribusi, tahun ini dianggarkan kembali sebanyak 30 unit. Di sisi lain, peran Kominfo dalam komunikasi publik juga ditekankan, termasuk kerja sama penanganan isu kesehatan seperti HIV, Malaria, dan TBC melalui media daring.
- Perhatian pada Generasi Muda
Menutup sambutan, Yermias berpesan agar pimpinan baru terus mendukung putra-putri terbaik daerah. Ia menyinggung sejumlah siswa yang sedang mempersiapkan diri untuk kuliah di Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN).
“Jika mereka datang membutuhkan surat rekomendasi atau dukungan, mohon dibantu dan difasilitasi,” pesannya.
Di akhir acara, Yermias Degei menyampaikan ucapan selamat bekerja kepada Wenzist J.J. Lamere, S.SST. Sertijab ini diharapkan menjadi momentum penyambutan era baru pembangunan digital di Kabupaten Nabire yang semakin maju. [*]
