Lintas Papua Tengah

Soal gangguan internet di Nabire, ini kata Kominfo, Telkomsel dan Masyarakat

10
Ilustrasi Gangguan Internet

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Penurunan kwalitas jaringan internet di Nabire – Papua Tengah, telah berlangsung kurang lebih dua pekan terakhir sejak tanggal 16 Agustus kemarin. Hal tersebut menuai protes dari pengguna jasa telkomsel hamper seantero wilayah ini.

Dinas Kominfo Nabire, kemudian memberikan penjelasan melalui siaran persnya dengan Nomor: 019/SP- Kominfo-Nabire/VIII/2025. Hal tersebut dilakukan guna menjawab pengaduan dan pertanyaan serta keluhan dari masyarakat terkait gangguan jaringan internet yang saban hari lelet.

Berkenaan dengan hal ini, kami menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Gangguan jaringan internet ini dilaporkan terjadi pada 16 Agustus 2025 akibat double shunt fault di dua titik, Sorong dan Merauke, dengan kedalaman antara 50 hingga 500 meter. Gangguan SKKL SMPCS ruas Sorong–Merauke terjadi karena faktor non-teknis atau kondisi alam di luar kendali manusia.

2. Kami memahami bahwa internet saat ini sudah menjadi kebutuhan vital dalam aktivitas masyarakat, baik untuk komunikasi, pendidikan, pelayanan publik, maupun kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, kami juga merasakan langsung dampak dari gangguan yang sedang terjadi.

3. Kami menyampaikan bahwa percepatan pemulihan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) adalah kewenangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan pihaknya saat ini tengah melakukan langkah percepatan pemulihan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi–Maluku–Papua Cable System #2 (SMPCS#2) ruas Sorong–Merauke. Proses ini membutuhkan waktu mengingat kondisi geografis serta teknis Kabel Laut (SKKL) Sulawesi–Maluku–Papua Cable System #2 (SMPCS#2) ruas Sorong–Merauke.

4. Dinas Kominfo Kabupaten Nabire sedang dan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, serta menyampaikan perkembangan informasi terbaru kepada masyarakat apabila ada update resmi dari penyelenggara jaringan.

Kata Telkomsel

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, mengklaim akan menyiapkan kapal khusus guna mempercepat perbaikan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi–Maluku–Papua Cable System #2 (SMPCS#2) ruas Sorong–Merauke. Gangguan dikabarkan gegara double shunt fault di dua titik pada kedalaman 50 hingga 500 meter.

EVP Telkom Regional V, Amin Soebagyo bilang, gangguan dikarenakan oleh faktor alam yang berada di luar kendali perusahaan. Ia Pun menyampaikan permohonan maaf kepada Masyarakat.

“Kami mohon maaf atas gangguan SKKL SMPCS ruas Sorong–Merauke. Saat ini kapal khusus sedang menuju lokasi untuk proses perbaikan,” ucap Amin.

Menurutnya, perbaikan dilakukan dalam dua tahap, yaitu temporary recovery untuk mempercepat pemulihan layanan masyarakat, serta permanent recovery agar kualitas jaringan lebih andal.

Pihaknya menargetkan tahap awal selesai pada minggu pertama September 2025. Dan selama perbaikan berlangsung, Telkom menambah backup layanan backbone dari satelit dan menyiapkan bandwidth tambahan di jalur Nabire agar internet berangsur normal.

“Sebelum permanenisasi sambungan, kami akan uji trafik penuh guna memastikan jaringan optimal,” tambah Amin.

Ia menjelaskan, terkait kompensasi, pelanggan IndiHome dan IndoBiz akan mendapat potongan tagihan bulan depan. Rincian perhitungan akan diinformasikan oleh unit terkait.

“Dengan percepatan ini, kami berharap perbaikan berjalan lancar dan layanan komunikasi masyarakat segera normal kembali,” jelasnya.

Seorang warga kelurahan Girimulyo, Sugeng mengeluh atas gangguan yang terjadi. Ia mengklaim aktivitasnya sebagai pelaku UMKM sangat terganggu gegara gangguan jaringan. Sebab dagangannya dijual melalui online.

“Kami sebagai pelaku usaha, sangat menyesal. Sebab usaha yang kami jalankan berhubungan dengan internet guna penjualan,” kesalnya.

Sugeng berharap, perbaikan yang dijanjikan Telkomsel segera diwujudkan. Sehingga aktivitasnya Kembali berjalan normal.[*]

Dapatkan update berita Kalawaibumiofi.com dengan bergabung di saluran Portal kalawaibumiofi.com Nabire di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb5HSBnLSmbczLEXuF0X. Caranya muda, Anda bisa mendapatkan melalui Aplikasi WhatsApp, atau dapatkan juga di medsos (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok) dengan nama akun Warta Bumiofi.

error: Content is protected !!
Exit mobile version