Warta Paroki KSK Nabire

Umat Katolik Paroki KSK Nabire mengenang kisah sengsara Yesus

7
Drama Penyalipan Yuhan Ye3sus di Bukit Meriam Dabire, Papua Tengah. Jumat (18/04/2025). – Kalawaibumiofi.

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Suasana Kota Nabire sangat aman. Begitu sejuk. Suasana di lingkungan Gereja Katolik Paroki Kruistus Sahabat Kita (KSK) Nabire sudaj dipadarti oleh ratusan umat. Ada yang datang menggunakan trnasportasi ojek, ada yang men ggunakan kendaraan roda dua, bahkan roda empat.

Hari ini, Jumat, 18 April 2025, Dimana umat Katolik di seluruh dunia akan memperingati Hari Raya Jumat Agung untukn mengenang wafatNya Yesus Kristus.

Wajah – wajah ceria mulai mempersiapkan segala kebutuhan, mengingat akan dilakukan prosesi perarakan Jalan Salip. Sehingga para petugas dan panitia mulai bersibuk ria.

Setelah segala persiapan rampung, umat mulai berbondong – bonding menuju ke Taman Gizi di Kelurahan Oyehe.

Tepat pukul 08.00 pagi, acarapun dimulai dan diawali dengan doa yang yang dipimpin oleh Pater Yohanes Adrianto Dwi Mulyono, SJ.

Pater Adri, dalam doanya meminta kepada umat agar memaknai perarakan tersebut bukan sebatas sosialisasi atau drama. Namun lebih menghayati makna dari kisah sengsara Tuhan Yesus yang rela menghorbankan nyawaNya demi umat manusia.

“Kita kidak sekedar sosialisasi atau drama, tetapi harus menghayarti peran dan pengorbanan Yesus,” pesannya.

Usai berdoa, umat yang dipandu oleh panitia Paskah Paroki KSK Tahun 2025. Para algojo, menghadapkan Yesus ke hadapan Herodes untuk diadili. Namun herodes tida dan hakim agung tidak menemukan kesalahan pada Yesus. YESUS akhirnya diserahkan Kembali kepada para algojo untuk diadili.

Dari Taman gizi itu, perhentian pertama di mulai. Rute yang dilalui adalah Jalan Yos Sudarso, belok kiri di tugu Cenderawasi dan masuk ke Jalan Merdeka sampai ke depan Kantor Bupati Nabire tepatnya di tugu Nabire Hebat.

Dari sini, perarakan mengabil belok kanan memasuki Jalan Pepera untuk menuju ke Tugu selamat Datang di depan Bandara Lama, lalu belok kiri lagi di Jalan Jend. Soedirman untuk sampai di Bukit Meriam.

Sesampainya di perhentian terakhir, tepat di atas Bukit Meriam, sebelahg Utara Gereja Katolik KSK, para algojo kemudian menyalipkan Yesus yang diperankan oleh Andreas Rumyaan.

Ketua Panitia, Paskah Paroki KSK Bukit Meriam, Martinus Rahawarin mengatakan, pihaknya mempersiapkan proses perarakan jalan salib tersebut selama kurang lebih satu bulan. Dan para pemerannya melibatkat Orang Muda Katolik (OMK), THS dan THM Paroki setempat.

“Dan puji Tuhan, proses lakon diperankan dengan baik, serta umat dan Pastor mengikuti dengan hitmat,” ungkapnya.

Umat Katolik Paroki Kristus Sahabat Kita (KSK) Nabire, Dekenat Teluk Cenderawasih, Keuskupan Timika, mengucapkan terima kasih kepada apparat Kepolisian Polres Nabire, yang telah mengawal jalannya perarakan hingga selesai.

“Selamat Memrayakan Hari Raya Paskah 2025”.[*]

Dapatkan update berita Kalawaibumiofi.com dengan bergabung di saluran Portal kalawaibumiofi.com Nabire di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb5HSBnLSmbczLEXuF0X. Caranya muda, Anda bisa mendapatkan melalui Aplikasi WhatsApp, atau dapatkan juga di medsos (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok) dengan nama akun Warta Bumiofi.

error: Content is protected !!
Exit mobile version