Pemprov Papua Tengah

Wagub Geley Buka Kongres PSSI Papua Tengah

4

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, membuka Kongres Biasa PSSI Papua Tengah yang berlangsung di Hotel Yahor, Kelurahan Kalibobo, Kabupaten Nabire, Jumat (11/9/2026).

Deinas menekankan pentingnya persatuan seluruh pengurus, manajer, pemain, serta peserta kongres untuk bersama-sama membangun sepak bola di Papua Tengah.

“Ini provinsi baru. Kita harus menanam fondasi yang kuat dan bekerja dengan benar agar sepak bola Papua Tengah dapat bertumbuh lebih baik,” ujarnya.

Geley mengatakan, dirinya bukan berasal dari kalangan pemain sepak bola. Namun, sebagai pemimpin daerah, dirinya memiliki tanggung jawab untuk ikut mendorong kemajuan sepak bola di Papua Tengah.

*Delapan kabupaten di Papua Tengah memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dalam membesarkan sepak bola di daerah tersebut, ” kata Geley.

Deinas juga mendorong agar pembinaan pemain asli Papua di setiap kabupaten lebih diperhatikan. Ia mencontohkan pemain dari Nabire harus diberikan ruang untuk mewakili Nabire, begitu pula pemain asli Dogiyai, Deiyai, Mimika, Puncak Jaya, Paniai, dan kabupaten lainnya.

“Kalau di Nabire, orang asli Nabire harus bisa tampil dan bersaing secara sehat. Begitu juga di kabupaten lainnya. Tujuannya agar anak-anak asli Papua dapat tampil dan berkembang,” ungkapnya.

Ia berharap para pengurus dan manajer tidak membawa kepentingan pribadi maupun kelompok dalam pengelolaan sepak bola. Menurutnya, perbedaan kepentingan hanya akan menghambat kemajuan olahraga di Papua Tengah.

Selain itu, Deinas mengingatkan seluruh peserta kongres agar menjadikan Tuhan sebagai dasar dalam menjalankan tanggung jawab.

“Kita harus takut Tuhan dan merendahkan diri. Kalau kita membangun daerah dengan mengandalkan kesarjanaan dan kesombongan, itu tidak akan berjalan dengan baik. Tetapi kalau kita bekerja bersama Tuhan, saya kira Tuhan akan memberkati dan kita bisa maju dengan baik,” tuturnya.

Deinas juga menyampaikan bahwa hasil Kongres Biasa tersebut akan menjadi salah satu bagian dari tahapan menuju Kongres Luar Biasa yang direncanakan berlangsung pada 6 Oktober 2026.

Ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga persatuan dan menjadikan sepak bola sebagai sarana membangun kebersamaan di Papua Tengah.

“Pertandingan boleh kita lawan, tetapi setelah pertandingan kita harus tetap menjadi satu. Kita harus bersama-sama membangun sepak bola Papua Tengah,” pungkasnya. [*]

error: Content is protected !!
Exit mobile version