Lintas Papua Tengah

Wakapolda Papua Tengah: Situasi Terkendali Usai Penyerangan Pos PT Kristalin

61
Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, saat memberikan keteranga kepada awak media di Polres Nabire, – Senin (23/02/2026), – Kalawai/Yan Betai.

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Wakil Kepala Kepolisian Daerah atau Wakapolda Papua Tengah, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Gustav R. Urbanis memastikan situasi keamanan terkedali usai penyerangan dan pembakaran pos perusahaan tambang emas, PT Kristalin Ekalestari di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (21/02/2026).

Menurutnya, setelah mendapat laporan tim gabungan Operasi Damai Cartenz dan Polres Nabire menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Di lokasi, aparat keamanan menemukan satu bangunan pos dalam kondisi terbakar, satu unit kendaraan dengan tiga lubang bekas tembakan di bagian depan, serta dua korban meninggal dunia akibat terbakar di dalam bangunan yang dibakar.

Menurut Wakapolda Papua, dugaan awal penyerangan dilakukan oleh kelompok bersenjata, namun proses penyelidikan masih terus dilakukan.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut, dan untuk rilis resmi perkembangan berikutnya akan disampaikan oleh Operasi Damai Cartenz,” kata Kombes Pol Gustav Urbinas, Senin (23/02/2026).

Ia memastikan aparat tetap meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pengamanan lanjutan di sekitar wilayah perusahaan.

Sebanyak 240 orang berhasil dievakuasi dari area perusahaan, terdiri dari 26 warga negara asing (WNA) asal Cina dan sisanya warga negara Indonesia yang merupakan karyawan perusahaan tersebut.

Proses evakuasi dipimpin Kapolres Nabire dan dibantu personel TNI, sementara aktivitas perusahaan untuk sementara dihentikan hingga situasi keamanan dinyatakan benar-benar kondusif.

Gustav Urbinas mengimbau masyarakat di Nabire, tetap beraktivitas seperti biasa dan tidak perlu merasa takut, karena situasi secara umum aman dan terkendali.

“Namun khusus masyarakat di wilayah Legari dan sekitarnya, saat ini masih dalam situasi penjagaan aparat dan dilakukan patroli rutin pascakejadian guna memastikan keamanan tetap terjaga,” ucapnya. (Alvi)

error: Content is protected !!
Exit mobile version