Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

800 Personel Siap Amankan 1 Mei, Tatiratu :  Tidak Ada Izin Aksi Selain Pawai Merah Putih

1
×

800 Personel Siap Amankan 1 Mei, Tatiratu :  Tidak Ada Izin Aksi Selain Pawai Merah Putih

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, memastikan situasi keamanan menjelang peringatan Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) dalam kondisi kondusif. Ia menegaskan hingga saat ini tidak ada surat pemberitahuan resmi terkait rencana aksi unjuk rasa yang beredar di media sosial, termasuk isu aksi bertema “Juli 2” maupun isu terkait Dogiyai dan Puncak.

“Kami cek, sampai saat ini tidak ada surat masuk ke Polres terkait aksi yang dimaksud. Itu hanya sebatas flyer yang beredar. Kami tegaskan, setiap kegiatan penyampaian aspirasi wajib menyampaikan pemberitahuan minimal H-3 agar pengamanan bisa dipersiapkan secara matang,” tegas Kapolres usai memimpin rapat koordinasi keamanan yang melibatkan Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga perwakilan komunitas. Kamis (30/4/2026).

Example 300x600

Dikatakan, Polri tidak pernah melarang demokrasi atau penyampaian aspirasi. Namun, hal itu harus dilakukan sesuai aturan dan prosedur hukum yang berlaku agar tidak mengganggu ketertiban umum.

“Kami tidak alergi terhadap aspirasi, tapi tolong lakukan koordinasi dan kolaborasi yang baik. Jangan tiba-tiba mendatangkan massa besar tanpa pemberitahuan. Jika tidak ada surat, maka izin atau SOP tidak bisa kami keluarkan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk kegiatan resmi Hari Buruh besok, Kapolres menyebutkan ada agenda Apel Gabungan di Taman Isi pada pukul 08.00 WIT, dilanjutkan dengan pawai pembagian bendera Merah Putih untuk menyemarakan suasana. Selain itu, direncanakan juga kegiatan lomba lari 10K yang rutenya masih dalam pembahasan akhir.

“Besok Nabire akan kita warnai dengan Merah Putih sebagai tanda cinta tanah air dan semangat nasionalisme,” tambahnya.

Guna mengamankan seluruh kegiatan tersebut, Polres Nabire bersama jajaran menyiapkan personel pengamanan (Sispam Kota) berkisar antara 600 hingga 800 personel. Jumlah ini akan disesuaikan dengan dinamika situasi di lapangan.

Ia pun mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Nabire sebagai ibu kota provinsi yang aman, damai, dan tertib.

“Mari kita dewasa menyikapi situasi. Nabire ini rumah bersama, kita ingin pembangunan berjalan cepat dan suasana tetap kondusif,” tutupnya. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!