Antara kau, panas dan gerimis
Antara kau, panas dan gerimis,
Ku terjebak dalam rasa yang berkecamuk.
Kau, buat hatiku berdegup kencang,
Panas, lalu membakar jiwa dan membuatku terasa hidup,
Gerimis, yang menyejukkan dan membuatku merasa tenang.
Kau, yang membuatku merasa tidak sendirian,
Panas, yang membuatku merasa hidup dan bersemangat,
Gerimis, yang membuatku merasa damai dan tenang.
Tapi, antara kau, panas, dan gerimis,
Aku masih belum tahu, apa yang sebenarnya aku inginkan.
Apakah aku ingin kau, yang membuat hatiku berdegup kencang?
Apakah aku ingin panas, yang membakar jiwa dan membuatku terasa hidup?
Apakah aku ingin gerimis, yang menyejukkan dan membuatku merasa tenang?
Aku masih belum tahu, tapi aku tahu,
Bahwa antara kau, panas, dan gerimis,
Aku akan selalu merasa bingung dan tidak pasti.
Antara kau dan panasnya siang,
Aku terjebak dalam kesepian.
Tapi kemudian, gerimis datang,
Membawa kesegaran dan harapan.
Kau, yang selalu membuatku merasa hidup,
Panas, yang membuatku merasa lelah,
Gerimis, yang membuatku merasa tenang.
Antara kau, panas, dan gerimis,
Aku menemukan ritme hidupku.
Kau, yang membuatku merasa cinta,
Panas, yang membuatku merasa kuat,
Gerimis, yang membuatku merasa damai.
















