Nabire, Kalawaibumiofi.com | Sekretaris Daerah atau Sekda Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah apabila kedapatan ‘nongkrong’ di kafe atau warung kopi saat jam kerja.
Silwanus menegaskan, pihaknya tidak akan mentoleransi perilaku ASN yang mengabaikan tanggung jawabnya memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan ini disampaikan Silwanus Sumule sebagai upaya meningkatkan disiplin ASN, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal.
“Jika ditemukan ASN yang berkeliaran atau nongkrong di kafe maupun warkop (warkop) pada jam kerja, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku. ASN harus menjadi contoh kedisiplinan dalam melayani masyarakat,” kata Silwanus Sumule kepada wartawan setelah apel gabungan OPS Ketupat Noken 2026 di bandara lama Nabire, Kamis (12/03/2026).
Di sisi lain, Sekda Papua Tengah juga menyinggung potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Ia memastikan pemerintah daerah akan melakukan pengawasan dan intervensi terhadap pedagang yang sengaja menaikkan harga secara tidak wajar.
“Kami akan melakukan pengawasan di lapangan. Jika ada pedagang yang menaikkan harga secara tidak wajar menjelang Idul Fitri, pemerintah akan turun tangan untuk menjaga stabilitas harga,” ujarnya. (Alvi)

















