Nabire, Kalawaibumiofi.com | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nabire menyampaikan prakiraan cuaca untuk wilayah Papua Tengah sepanjang Maret 2026. Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Pelayanan Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, di Aula Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Morgo, Nabire, Selasa (10/03/2026).
Perwakilan Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Nabire, V. Dannielo Wiai menjelaskan, cuaca di Papua Tengah dipengaruhi faktor global, regional, dan lokal seperti pergerakan semu matahari, suhu permukaan laut, El Niño-La Niña, gelombang atmosfer, serta angin muson (barat dan timur) yang dikenal nelayan.
Wilayah pesisir utara hingga pegunungan Papua Tengah memiliki pola hujan sepanjang tahun, tanpa perbedaan tegas antara musim hujan dan kemarau.
“Secara umum, Papua Tengah berhujan hampir sepanjang tahun, sehingga masyarakat harus tetap waspada terhadap potensi hujan kapan saja,” jelas Wiai.
BMKG memprediksi hujan ringan menjelang dan saat Idul Fitri, tapi perubahan cuaca mendadak bisa berpotensi terjadi saat transisi siang ke sore atau malam.
“Pasca-Lebaran, 21-31 Maret 2026, potensi hujan meningkat menjadi sedang hingga tinggi di beberapa wilayah,” tambahnya.
BMKG berkomitmen, akan terus memperbarui informasi cuaca, gempa bumi, dan peringatan dini melalui aplikasi Info BMKG. Yakni media sosial, serta saluran publik untuk bantu pemerintah daerah dan masyarakat antisipasi. [*]
