Nabire, Kalawaibumiofi.com | Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka 2604 Kabupaten Nabire, Danial Maipon, menegaskan pentingnya pembinaan karakter generasi secara menyeluruh. Hal ini guna mencetak generasi emas yang siap menghadapi tantangan masa depan menuju tahun 2045.
Dikatakan, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini sangat berbeda dengan masa lalu. Jika dulu informasi disampaikan melalui pertemuan langsung. Namun kini, perkembangan teknologi dan media sosial membuat segala informas, baik positif maupun negatif dapat diterima dengan sangat mudah, bahkan oleh anak usia sekolah dasar.
“Dulu kita tidak mengenal media sosial, berkumpul pun lewat perjanjian langsung. Sekarang hanya lewat gawai, pesan singkat, semua informasi bisa masuk tanpa saring. Banyak hal yang tidak bisa dikontrol, sehingga peran kita semua terutama orang tua, lalu dunia pendidikan, lingkungan, dan Gerakan Pramuka, sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter,” ungkap Maipon di Bumi perkemahan SMA N I Sanggar, usai Apel Akbar Peringatan Hari Ulang Tahun ke-65 Gerakan Pramuka.Jumat (14/8/2026).
Maipon mengingatkan, kecerdasan akademis saja belum cukup jika tidak dibarengi dengan karakter yang kuat. Seringkali orang tua hanya memastikan anak mendapatkan nilai baik di sekolah. Tetapi mengabaikan komunikasi, pendampingan, dan penanaman karakter dan nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.
“Jika kita hanya mengutamakan nilai akademis dan mengabaikan karakter, jangan harap kita bisa mewujudkan cita-cita besar negara ini menuju tahun emas 2045. Apa yang kita harapkan di masa depan ditentukan oleh apa yang kita kerjakan hari ini,” tegasnya.
Danial menekankan, visi Indonesia Emas 2045 hanya akan tercapai jika seluruh elemen masyarakat bersatu padu membina generasi muda. Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter yang berlandaskan Pancasila dan Dasa Darma Pramuka siap mengambil peran strategis tersebut.
“Kami dari Kwarcab Nabire menyatakan kesiapan penuh. Gerakan Pramuka tidak akan berhenti hadir untuk membentuk karakter generasi muda yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan siap menerima tongkat estafet kepemimpinan daerah maupun bangsa di masa mendatang,” pungkasnya. [*]












