Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Data Dukcapil: Penduduk Papua Tengah Tembus 1,39 Juta Jiwa, Bertambah 13.363 Orang

0
×

Data Dukcapil: Penduduk Papua Tengah Tembus 1,39 Juta Jiwa, Bertambah 13.363 Orang

Sebarkan artikel ini

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri merilis data kependudukan nasional semester I tahun 2026 dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil yang berlangsung di Jakarta, 3–4 Agustus 2026.

Data tersebut mencatat jumlah penduduk Provinsi Papua Tengah sebanyak 1.397.590 jiwa, meningkat 13.363 jiwa dibandingkan data semester II tahun 2025 yang tercatat 1.384.227 jiwa.

Pertumbuhan penduduk ini terdiri atas 737.667 jiwa laki-laki dan 659.923 jiwa perempuan. Peningkatan jumlah penduduk di Papua Tengah didorong oleh berbagai upaya pemerintah daerah, antara lain bantuan sarana pencatatan administrasi kependudukan serta pelayanan jemput bola hingga ke distrik dan kampung.

Sebaran Penduduk per Kabupaten

Pertumbuhan penduduk tersebar di kedelapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah. Kabupaten Paniai mencatat penambahan penduduk tertinggi, yaitu 4.569 jiwa, diikuti Mimika 2.093 jiwa, dan Nabire 1.580 jiwa. Rincian lengkap per kabupaten adalah sebagai berikut:

Semester II 2025 Semester I 2026
1 Nabire 181.589 penambahan 183.169 1.580
2 Puncak Jaya 221.045 penambahan 221.716 661
3 Paniai 128.448 penambahan 133.017 4.569
4 Mimika 323.503 penambahan 325.596 2.093
5 Puncak 179.357 penambahan 180.519 1.162
6 Dogiyai 117.771 penambahan 118.923 1.152
7 Intan Jaya 138.742 penambahan 139.455 713
8 Deiyai 93.772 penambahan 95.195 1.423
Total pendudukan Papua Tengah 1.384.227 bertambah menjadi 1.397.590 13.363

Upaya Peningkatan Pelayanan Adminduk

Plt. Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Papua Tengah, Albertus Iyai menyatakan peningkatan jumlah penduduk yang tercatat tidak terlepas dari dukungan Gubernur Papua Tengah melalui Dinas Dukcapil dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK), termasuk bantuan tinta cetak, pita pita cetak (ribbon), dan bahan blangko dokumen kependudukan.

Kerja sama pengolahan basis data kependudukan antara admin tingkat kabupaten dan provinsi juga berperan penting dalam memperbarui data secara akurat.

“Penambahan jumlah penduduk di masing-masing kabupaten juga didorong oleh pelayanan keliling atau pelayanan mobile yang dilakukan Dinas Dukcapil kabupaten ke distrik-distrik, kampung-kampung, hingga ke sekolah-sekolah,” ujar Albertus Iyai.

Albertus Iyai juga berharap kepala daerah di setiap kabupaten dapat mendukung anggaran untuk kegiatan pelayanan jemput bola ke distrik dan kampung yang jauh dari pusat kabupaten, sehingga masyarakat dapat dilayani langsung di tempat tinggalnya.

Sekretaris Dinas Dukcapil PMK, Yeremias Mote, S.STP., M.IP., menambahkan bahwa sejak tahun 2023–2025, Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah memberikan dukungan berupa peralatan perekaman KTP-el, printer cetak KTP-el, tinta, blangko, serta sarana pendukung lainnya.

Hal ini bertujuan mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan menutupi kekurangan sarana prasarana di tingkat kabupaten.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga, KTP-el, dan akta kelahiran agar tidak mengalami kendala saat mengakses berbagai layanan publik,” ungkap Yeremias Mote. (*)

error: Content is protected !!