Paniai, Kalawaibumiofi.com | Kepala Dinas Sosial Kabupaten Paniai, Sem Nawipa, menyatakan dukungan penuh terhadap pendataan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Sensus Ekonomi 2026. DTSEN dan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Paniai.
“Kami mendukung penuh kegiatan pendataan DTSEN dan Sensus Ekonomi 2026,” kata Nawipa di Enarotali, Jumat (22/02/2026) pekan kemarin.
Ia menjelaskan, tujuan DTSEN adalah menyediakan satu basis data tunggal nasional yang terintegrasi untuk kebijakan kesejahteraan sosial di Indonesia.
Sistem ini menggantikan DTKS dengan menggabungkan data dari Dukcapil, BPS, Kemensos, dan Bappenas guna mengklasifikasikan masyarakat berdasarkan desil kesejahteraan via NIK, sehingga bansos seperti PKH, BPNT, dan BLT tepat sasaran.
Sedangkan Sensus Ekonomi 2026, bertujuan menghasilkan data akurat tentang kondisi usaha non pertanian, seperti jumlah, skala, dan perkembangan ekonomi di tingkat kabupaten seperti Paniai.
“Data ini mendukung perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, dan integrasi dengan DTSEN untuk analisis kemiskinan serta kebijakan daerah yang lebih maju dan berdaya. Jadi harus ada data yang akurat tentang kondisi dan perkembangan dunia usaha di Kabupaten Paniai,” jelas Nawipa.
Untuk itu, perlu kolaborasi kolaborasi antar Dinas dalam DTSEN. Untuk Dinsos Paniai, akan menjadi perhatian utama.
Lanjutnya, Nawipa mengajak semua pelaku usaha, dari skala kecil hingga besar, untuk menyambut petugas sensus dengan baik, serta memberikan jawaban yang jujur dan lengkap.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi Kantor BPS Kabupaten Paniai, guna mendapatkan akses informasi lebih lanjut.
“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi Paniai yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya. Untuk Masyarakat, bisa datangi Kantor BPS Paniai untuk mendapatkan informasi lengkap,” pungkas Nawipa. [*]

















