Kesehatan

DPRD minta, penggunaan dana covid-19 di Nabire transparan

16
Ketua Fraksi Nabire Bersatu DPDR Nabire, Rohedi M Cahya dan anggotanya Sambena Inggeruhi – Bumiofinavandu/Istimewa. 

Nabire, Bumiofinavandu – Legislator Nabire dari Fraksi Nabire bersatu, meminta pihak eksekutif di daerah ini untuk transparan dalam penggunaan anggaran penanganan covid-19. Terutama penggunaannya untuk APD atau kebutuhan operasional termasuk honor. 
“Kami minta, anggaran yang sudah digunakan untuk covid dilaporkan secara jelas. dan laporannya disampaika ke DPRD agar ada dasar untuk mengsinkronkan dengan dilapangan. Jadi perlu menyetujui dengan refocusing anggaran covid-19 sehingga ada dasar langkah apa yang perlu di ambil karena itu merupakan kewajiban eksekutf untuk melapor penggunaan dana pandemi,” ujar Ketua Fraksi Nabire bersatu, Rohedi M Cahya, melalui selulernya. Senin (3/8/2029). 
Menurutnya, transparansi anggaran sangat perlu untuk diketahui baik oleh legislative maupun masyarakat. Ia, juga mengaku DPDR Nabire sendiri belum mendapat laporan penggunaan anggaran covid-19. 
Kumpulkan semua data sesuai juklat dan juknisnya. Memang, DPRD tidak perlu menyetujui atau menolak, tetapi DPRD wajib mendapatkan laporan penggunaan dana covid. 
“Sehingga, atas dasar itu perlu dan tidaknya dilakukan audit,” tuturnya. 
Rohedi, juga menambahkan bahwa Nabire adalah pusat pengendali pandemi covid di wilayah Meepago yakni RS Nabire sebagai rumah sakit rujukan di wilayah ini. 
“Dan ada bantuan-bantuan dari beberapa Kabupate lain seperti Paniai, Dogiyai dan lainnya. jadi Pemkab Nabire harus transparan soal ini,” tambahnya. 
Anggota Fraksi lainnya, Sambena Inggeruhi, mengaku laporan penggunaan anggaran penanganan covid-19 virus Corona Kabupaten Nabire belum diterima legislatif. Sehingga, eksekutif harus segera menyampaikan laporan, agar menjadi bahan evaluasi sebagai bagian dari tugas pokok dan fungsi DPRD yaitu pengawasan, kontrol pelaksanaan dan sebagainya. 
”Programnya kan sedang berjalan sejak beberapa bulan lalu. Jadi perlu semua orang tau, penggunaannya untuk apa saja, berapa anggaran yang disiapkan atau sudah di pakai atau seperti apa,” tambah Inggeruhi.(Red)

error: Content is protected !!
Exit mobile version