Nabire, Kalawaibumiofi. com | Pemerintah Kabupaten Nabire terus mendorong penguatan peran Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebagai pusat pencetak sumber daya manusia (SDM) lokal yang terampil, kompeten, kreatif, dan berdaya saing.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Nabire, Mesak Magai, yang disampaikan oleh Plt. Sekda Nabire, Yulianus Pasang, pada pembukaan Festival Education Fair SMK 2026 se – Kabupaten Nabire, Jumat (06/02/2026).
“Education Fair 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran pendidikan vokasi, dalam menjawab kebutuhan dunia kerja dan mendukung pembangunan daerah,” tutur Pasang.
ia mengapresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, MKKS SMK, para kepala sekolah, guru, serta seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Education Fair bukan sekadar ajang pameran pendidikan, melainkan ruang strategis untuk menampilkan potensi, kreativitas, dan inovasi peserta didik SMK kepada masyarakat luas,” ungkapnya.
“Tema ‘Kreatif dan Inovatif untuk SMK Siap Kerja dan Siap Berwirausaha’ sangat relevan dengan tantangan pembangunan daerah saat ini,” tambahnya.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan dinamika dunia kerja, dia menekankan bahwa lulusan SMK tidak hanya dituntut memiliki keterampilan teknis, tetapi juga harus kreatif, inovatif, berkarakter, serta mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.
Pemerintah Kabupaten Nabire, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan vokasi melalui peningkatan kualitas SMK, penguatan kerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta mendorong lahirnya wirausaha muda dari kalangan pelajar.
“Kami ingin SMK benar-benar menjadi jawaban atas kebutuhan tenaga kerja lokal dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.
Pemkab Nabire, juga mendorong para siswa SMK untuk memanfaatkan Festival Education Fair sebagai sarana belajar, memperluas wawasan, serta menampilkan karya terbaik kepada masyarakat.
“Sehingga SMK semakin dikenal sebagai lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi muda Nabire yang mandiri, produktif, dan berdaya saing,” pungkasnya. (ALVI)

















