Nabire, Kalawaibumiofi | Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Papua Tengah, Ignatius Robertus Adii, menyampaikan pesan damai usai Misa Paskah di Gereja Kristus Sahabat Kita (KSK) Bukit Meriam, Nabire. Sabtu ( 4/04/2026 ).
Ia menyoroti situasi keamanan di Papua Tengah yang dinilai belum sepenuhnya kondusif di sejumlah wilayah.
“Kita mengaku berada di negeri yang aman, namun di beberapa tempat, terutama di enam kabupaten di Papua Tengah, keamanan itu belum tentu terjamin,” ujarnya dalam wawancara.
Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diajak memaknai Paskah sebagai sumber kekuatan iman. Ia menegaskan bahwa penderitaan yang dialami saat ini tidak terlepas dari perjalanan iman umat, serupa dengan penderitaan Yesus Kristus.
“Orang beriman pasti dipersatukan dengan penderitaan Yesus. Dan karena Yesus bangkit, maka mereka yang menjadi korban, baik yang meninggal maupun yang menderita, akan bangkit bersama Dia,” ungkapnya,
memberikan penghiburan bagi keluarga yang berduka.
FKUB juga mengimbau masyarakat untuk tidak merespons peristiwa kekerasan dengan emosi, melainkan dengan iman dan pengendalian diri.
Nilai pengampunan ditekankan sebagai inti ajaran, sebagaimana teladan Yesus di kayu salib.
“Jangan menanggapi secara emosional, tetapi dengan iman. Ampuni, sebagaimana Yesus mengampuni,” pesannya.
Ia menambahkan, sikap ini penting untuk memutus rantai kekerasan dan membangun kembali kehidupan sosial yang damai.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kematian adalah bagian dari kehidupan manusia, namun iman memberikan harapan akan kehidupan kekal. Penderitaan yang terjadi di masa Prapaskah diharapkan semakin mendekatkan umat kepada Tuhan.
“Semoga mereka yang mengalami penderitaan makin dekat dengan Yesus dan secara iman memperoleh keselamatan,” katanya.
Sebagai wujud nyata kepedulian, FKUB Papua Tengah bersama perwakilan lima agama telah menggelar doa bersama untuk perdamaian dan ketenangan wilayah Papua Tengah.
Meski belum dapat menjangkau seluruh keluarga korban secara langsung, doa dan pesan moral ini diharapkan menjadi penguat bagi masyarakat.
“Kebangkitan Yesus membawa kebenaran dan kehidupan baru. Selamat Paskah bagi yang merayakan, Tuhan Yesus memberkati,” pungkasnya. [*]

















