Tanah Papua

Garuda masih layani penerbangan di Nabire Wings Hentikan sementara

53
Wings Air ketika hendak meninggalkan Bandar Udara Nabire, sebelum pemberhentian sementara penerbangannya beberapa waktu lalu – BumiofiNavandu.

Nabire, BumiofiNavandu – Garuda Airlines (GA) masih tetap beroperasi dan melayani penumpang di wilayah Nabire. akan tetapi, pelayanannyaa harus disesuaikan dengan surat edaran Kementerian Perhubungan Nomor: SE 19 tahun 2021 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi udara pada masa pandemi corona virus disease (covid-19).

Supervisor Garuda Airlines perwakilan Nabire, Sarwono mengungkapkan, pihak masih melayani penerbangan dengan memperhatikan surat edaran Kemenhub). Seperti wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan (3M), tidak dibolehkan memberikan makanan (snack) kepada penumpang selama penerbangan.
“Kami tetap melayani penerbangan, tapi sesuai dengan surat edaran kemenhub dan protokol kesehatan,” ungkap Sarwono ketika dihubungi Jubi, via selulernya pada Jumat (9/7//2021).
Selain Prokes dan edasar Kemenhub menurut Sarwono, calon penumpang wajib melakukan rapid antigen untuk intra Papua. sedangkan calom penumpang yang keluar Papua, misalnya Makassar atau Jawa wajib melakukan tes PCR. Namun mengingat PCR belum ada di Nabire maka setelah di Makassar nanti akan diarahkan oleh petugas KKP untuk melakukan PCR.
Calon penumpang juga akan ditolak jika tidak menunjukan sertivikat vaksin minimal dosis 1 saat pembelian tiket.
“Jika tidak maka petugas baik KKP maupun kami akan menolak pembelian tiket. Sudah ada kejadian calon penumpang kami tolak dan di beri kesempatan untuk ikut poenerbangan berikutnya setelah divaksin,” tuturnya.
Sarwono menjelaskan, penerbangan GA masih tetap melayani sesuai jadwal lama yaitu setiap hari. untuk Nabire-Jayapura PP setiap hari kecuali Senin, sementara untuk Nabire-Timika PP, tiga kali satu Minggu yakni Selasa, Jumat dan Sabtu. Dan semua jadwal penerbngan ditentukan oleh pimpinan GA pusat di Jakarta.
Untuk penumpang, tetap dilayani 50% dari kapasitas tempat duduk. Hanya saja, untuk saat ini kadang lima orang, terkadang juga juga 30 orang.
“Volume penumpang tiap hari beda, bisa 3-5 orang, bisa juga 20-30 orang. Kalau full seperti dulu memang kami tidak mengisinkan,” jelas Sarwono.
Disinggung apakah ada kemungnan off sementara penerbangan GA, kata Sarwono, itu bukan kewenangannya dan semua kembali ke pimpinan pusat dan kemenhub.
Selain itu, belum tentu juga penerbangan dihentikan sebab kemungkinan ada keperluan mendadak baik pejabat maupun masyarakat umum. Apalagi saat ini banyak cargo tujuan Nabire, namun hanya GA yang melayani untuk sementara mengingat Wings Air masih Off.
“Kalau untuk off bukan wewenang saya tetapi pusat GA dan pemerintah. Lalu jangan sampai ada keperluan mendadak untuk pejabat. misalnya beberapa hari lalu dadakan ada lima orang pejabat mau keluar Nabire, untuk pemunpangnya sedikit, belum lagi kalau ada vaksin kami pasti muat karena ini pentin. Saat ini cargo dari Jayapura tujuan Nabire banyak, kemarin sampai ada satu ton masih ketinggalan,” pungkasnya.
Wings Air menghentikan sementara penerbangan di Nabire hingga 25 Juli 2021 mendatang. Penghentian ini berdasarkan instruksi dari pimpinan pusat Wings di Jakarta dalam mendukung Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), terhitung sejak tanggal 7 – 25 Juli.
Airport Manager maskapai Wings Air Nabire, Achmad Sanusi Yunus, mengatakan bahwa hal tersebut merupakan kebijakan internal perusahaan.
“Ini internal perusahan guna mendukung kebijakan Pemerintah dalam PPKM,” pungkasnya.(Red)

error: Content is protected !!
Exit mobile version