Fakfak, Kalawaibumiofi.com | Ironis! Gedung KONI Fakfak, yang dulunya tempat adu skill dan keringat anak muda Papua Barat, kini malah lebih sering jadi tempat adu pengantin. Fasilitas olahraga? Sudah lama pensiun dini. Yang aktif justru dekorasi pernikahan!
Padahal ring basket masih terpasang rapi. Tapi bukan untuk dunking bola, malah jadi latar foto prewedding. Gedung yang dulunya penuh semangat kompetisi, kini penuh bunga-bunga, lampu kelap-kelip, dan lagu pengantin baru.
Lebih miris lagi, yang paling sering “menyulap” gedung ini justru keluarga pejabat. Lah, pejabat kok kasih contoh salah? Bukannya dorang yang harus jaga fasilitas publik, malah dijadikan pesta privat.
“Sudah lama tidak ada event basket, sekarang gedung itu lebih cocok dibilang tempat nikahan,” kata yunus warga Fakfak Rabu, 25 Juni 2025 sore tadi.
Bisa-bisanya fasilitas milik rakyat dipakai seenaknya. Apa karena rakyat kecil tidak punya akses, sementara yang “punya kuasa” bisa seenaknya ganti fungsi gedung seenak jidat?
Ini bukan soal tempat nikah. Ini soal mentalitas. Kalau fasilitas olahraga bisa seenaknya dialihfungsikan, lalu apa kabar anak muda yang mau berkembang lewat olahraga? Harus nikah dulu baru bisa masuk gedung?
Yang kaya makin leluasa, yang miskin? Cuma bisa lihat dari luar pagar sambil tanya dalam hati: “Kapan kita bisa pakai fasilitas kita sendiri?”
Sudah saatnya Pemerintah Fakfak buka mata. Gedung KONI bukan aula serbaguna, apalagi properti pribadi keluarga elite. Kembalikan fungsinya! Hidupkan lagi event olahraga! Kasih ruang untuk generasi muda berkeringat, bukan cuma berdandan.
Karena kalau fasilitas olahraga terus jadi tempat resepsi, lama-lama nanti stadion dijadikan tempat pesta ulang tahun.[*]
Dapatkan update berita Kalawaibumiofi.com dengan bergabung di saluran Portal kalawaibumiofi.com Nabire di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb5HSBnLSmbczLEXuF0X. Caranya muda, Anda bisa mendapatkan melalui Aplikasi WhatsApp, atau dapatkan juga di medsos (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok) dengan nama akun Warta Bumiofi.

















