Napan, Kalawaibumiofi.com | Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya mendukung pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Distrik Napan, Kabupaten Nabire.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Alanthino Wiay, perwakilan Gubernur Meki Nawipa, menyampaikan bahwa fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan sosial dasar, khususnya pemenuhan gizi di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Acara ground breaking berlangsung di Kampung Napan, Distrik Napan, Nabire – Papua Tengah pada Rabu (25/02/2026).
“Pembangunan fasilitas ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat layanan sosial dasar, khususnya pemenuhan gizi masyarakat di wilayah 3T,” ujar Alanthino Wiay.
Program inisiatif Polri melalui Polda Papua Tengah dan Polres Nabire ini mencerminkan transformasi peran Polri sebagai mitra strategis pemerintah daerah, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga kesejahteraan dan ketahanan pangan.
“Inisiatif ini mencerminkan transformasi peran Polri sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat,” tambahnya.
Menurut Wiay, pembangunan SPPG bukan sekadar sarana fisik, melainkan representasi kehadiran negara untuk menjamin akses pangan sehat, bergizi, dan terjangkau bagi masyarakat terpencil. Keberadaan dapur ini di Distrik Napan diharapkan menjadi pusat produksi serta distribusi pangan bergizi, menekan angka stunting, mengatasi kerawanan pangan, dan menjawab keterbatasan akses bahan makanan sehat.
“Pembangunan SPPG ini bukan sekadar penyediaan sarana fisik, melainkan representasi kehadiran negara dalam memastikan akses pangan sehat, bergizi, dan terjangkau bagi masyarakat 3T. Dapur SPPG diharapkan menjadi pusat produksi dan distribusi pangan bergizi untuk menjawab persoalan stunting dan kerawanan pangan,” jelasnya.
Secara kebijakan, program ini selaras dengan prioritas Provinsi Papua Tengah yang menekankan penguatan layanan dasar, peningkatan kualitas SDM, serta percepatan intervensi gizi di wilayah rentan. Pemerintah menekankan pelaksanaan pembangunan yang tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran agar manfaatnya optimal dan berkelanjutan.
“Pelaksanaan pembangunan harus tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran agar manfaatnya optimal dan berkelanjutan,” tegas Wiay.
Di akhir pernyataannya, perwakilan gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat Distrik Napan berpartisipasi aktif menjaga dan mendukung operasional fasilitas ini sebagai aset pelayanan publik strategis.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga dan mendukung operasional fasilitas ini.” Pungkasnya.
Pembangunan Dapur SPPG Polri di Nabire diharapkan menjadi model intervensi terpadu untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat wilayah 3T Papua Tengah. [*]
