Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Gubernur Nawipa : Festival Budaya Bukan Seremonial Semata, Tapi Upaya Menjaga Identitas dan Warisan Budaya

7
×

Gubernur Nawipa : Festival Budaya Bukan Seremonial Semata, Tapi Upaya Menjaga Identitas dan Warisan Budaya

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., saat membuka Festival Budaya Pelajar SMA dan SMK Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 di Halaman Kantor Gubernur di Kompleks Bandara Lama Nabire. Rabu (24/6/2026), –  Kalawaibumiofi/Noak Mote.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com |   Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., resmi membuka Festival Budaya Pelajar SMA dan SMK Provinsi Papua Tengah Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk melestarikan budaya Papua sekaligus memperkuat karakter, pendidikan, dan pemanfaatan teknologi secara positif.

‎Dalam sambutannya, Gubernur Nawipa menegaskan bahwa festival budaya bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya menjaga identitas dan warisan budaya Papua agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Example 300x600

‎‎“Festival ini menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenali asal-usul dan identitasnya. Budaya Papua adalah kekayaan yang sangat berharga dan harus terus dijaga serta diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Meki Nawipa. Rabu (24/6/2026).

Menurutnya, budaya merupakan aset yang nilainya tidak kalah penting dibandingkan sumber daya alam yang dimiliki Papua. Karena itu, pelestarian budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan pelajar dan masyarakat.

‎‎Gubernur juga mengajak para pelajar memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk mempromosikan budaya Papua kepada dunia. Ia mendorong peserta festival untuk mendokumentasikan berbagai bentuk seni budaya, seperti tarian, musik, dan kerajinan tradisional, kemudian membagikannya melalui media sosial secara positif dan bertanggung jawab.

‎‎“Kita berada di era digital. Gunakan gadget dan internet untuk memperkenalkan budaya Papua kepada masyarakat nasional maupun internasional, bukan untuk menyebarkan informasi yang tidak benar atau hal-hal negatif,” tuturnya.

Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., dalam sambutannya saat pembukaan Festival Budaya Pelajar SMA dan SMK Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 di Halaman Kantor Gubernur di Kompleks Bandara Lama Nabire. Rabu (24/6/2026), –  Kalawaibumiofi/Noak Mote.

‎‎Selain menyoroti pelestarian budaya, Meki Nawipa juga mengingatkan generasi muda agar menjauhi berbagai bentuk perilaku yang dapat merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan kenakalan remaja.

‎‎Ia menegaskan bahwa generasi muda merupakan motor penggerak pembangunan Papua Tengah sehingga perlu dipersiapkan dengan baik melalui pendidikan dan pembentukan karakter yang kuat.

‎‎Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut memaparkan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendukung pendidikan gratis. Pada tahun 2026, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran pendidikan untuk puluhan ribu siswa jenjang SMP, SMA, SMK, dan SLB, termasuk sekolah berasrama di wilayah Papua Tengah.

‎Selain itu, pemerintah juga terus meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik melalui program sertifikasi guru. Setelah sebelumnya ratusan guru menerima sertifikasi, pada tahun ini pemerintah kembali menyiapkan kuota tambahan bagi para guru di Papua Tengah.

‎‎“Tidak ada alasan bagi anak-anak Papua Tengah untuk tidak bersekolah. Pemerintah terus berupaya menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai dan meningkatkan kesejahteraan para guru,” ujarnya.

‎‎Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kapasitas pelajar, Gubernur Meki Nawipa juga mengumumkan pemberian bantuan berupa *satu unit laptop bagi setiap peserta festival budaya* untuk menunjang proses belajar dan pengembangan keterampilan digital.

‎‎Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas wawasan para pelajar.

‎‎Festival Budaya Pelajar SMA dan SMK Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya, membangun karakter generasi muda, serta mendorong lahirnya sumber daya manusia Papua yang berintegritas, berprestasi, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!