Nabire, Kalawaibumiofi.com | Ketekunan dan kejujuran menjadi kunci kesuksesan Jhon Pigome, pria asli Papua asal Kabupaten Deiyai, Papua Tengah.
Lelaki berusia 35 tahun itu, membuktikan dirinya layak dipercaya dengan merawat dan mengembangkan usaha otomotif milik keluarga asuhnya di Jalan Perintis, Kelurahan Girimulyo, Kabupaten Nabire, ibu kota Papua Tengah.
Usaha yang digelutinya ini dulunya dikelola oleh orang tua angkatnya yang berasal dari Jawa. Ketika orang tua asuh tersebut memutuskan untuk pulang kampung, kepercayaan besar justru diberikan kepada Jhon untuk meneruskan estafet usaha tersebut.
Dari Pengalaman Menjadi Ahli
Dalam wawancaranya, Jhon mengaku bahwa keahlian di bidang otomotif dan las ia peroleh secara otodidak dan dari pengalaman langsung saat bekerja bersama keluarga asuhnya selama bertahun-tahun.
“Saya belajar dari pengalaman. Bengkel ini milik orang tua asuh saya, saya hanya melanjutkan apa yang sudah mereka rintis. Modal usaha ini murni dari apa yang sudah ada sebelumnya, tanpa bantuan dari pihak lain,” ujar Jhon dengan rendah hati.
Bengkel yang juga dijadikan tempat tinggalnya ini kini melayani berbagai jasa perbaikan, mulai dari mesin genset, alat berat ringan, hingga pekerjaan las seperti pembuatan pagar, kanopi, teralis, balkon, pintu pengaman, dan keranjang mobil.
Fokus Kembangkan Usaha dan Harapan untuk Muda Papua
Jhon mengaku sangat bersyukur karena usaha tersebut bisa berjalan lancar dan menjadi tulang punggung kehidupannya hingga sekarang. Ke depan, ia berencana membuka cabang baru, namun untuk saat ini tetap fokus memaksimalkan pelayanan di lokasi awal.
“Dari bengkel ini saya mulai belajar, dan dari sini juga saya bisa bertahan sampai sekarang,” ucapnya.
Di akhir wawancara, Jhon Pigome memberikan pesan inspiratif bagi generasi muda Papua agar selalu konsisten, jujur, dan gigih dalam bekerja.
Ia juga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk mendukung para pengusaha muda Papua, khususnya yang bergerak di sektor otomotif dan industri kreatif agar bisa semakin maju.
“Harapan saya, pemerintah bisa lebih mendukung anak-anak muda yang sedang berjuang membangun usaha mereka sendiri,” pungkasnya. (Welem Yeblo)


















