Nabire, Kalawaibumiofi | Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, menyerahkan 25 lampu baca kepada Sekretaris Komunitas Sastra Papua (Ko’SaPa), Hengky Yeimo. Sumbanyan ini diberikan untuk mendukung aktivitas lapak-lapak literasi di Nabire, Papua Tengah, Senin (12/10/2026) sore.
Penyerahan bantuan berlangsung di ruang kerja John NR Gobai. Bantuan tersebut diharapkan membantu pegiat literasi melaksanakan kegiatan membaca, terutama pada sore hingga malam hari.
John NR Gobai mengatakan, dirinya telah lama memperhatikan aktivitas pegiat literasi di Nabire. Ia mengaku senang melihat anak-anak memanfaatkan lapak baca untuk membaca buku.
“Wah, luar biasa. Kegiatan literasi sudah tumbuh. Harapannya, ke depan kegiatan ini bisa semakin baik,” kata Gobai.
“Saya juga berencana untuk mendukung pengembangan rumah baca di Mapidoba. Karena gerakan literasi perlu terus dikembangkan agar anak-anak tidak hanya membaca, tetapi juga mampu menulis dan menyampaikan gagasan di depan umum,” tambahnya.

Gobai, berencana akan mengajak pegiat literasi mengadakan perlombaan yang mencakup kegiatan membaca, menulis, hingga berpidato atau berorasi.
Secara khusus, ia ingin mendorong generasi muda memahami pelaksanaan otonomi khusus (Otsus) Papua melalui kegiatan literasi.
“Mereka harus membaca tentang Otsus, undang-undangnya, peraturan pemerintahnya, serta perdasi dan perdasusnya. Setelah membaca, mereka menulis berdasarkan fakta yang ada, kemudian menyampaikan analisis mereka,” ujarnya.
Menurutnya, pemahaman terhadap Otsus penting agar generasi muda Papua mengetahui tujuan kebijakan tersebut dan dapat ikut mengawasi pelaksanaannya.
Ia menilai, efektivitas kebijakan tidak hanya ditentukan oleh keberadaan peraturan, tetapi juga oleh pelaksanaan aturan tersebut. Karena itu, literasi dapat menjadi sarana pendidikan bagi generasi muda untuk memahami regulasi dan menilai pelaksanaannya berdasarkan fakta.
“Undang-Undang Otsus harus betul-betul dipahami oleh masyarakat. Anak-anak ini kita harapkan bisa membaca, memahami regulasinya, kemudian menulis berdasarkan fakta yang ada,” tutur mantan Legislator Papua ini.
Sekretaris Komunitas Sastra Papua (Ko’SaPa), Hengky Yeimo, menyampaikan terima kasih kepada John NR Gobai atas bantuan 25 lampu baca tersebut.
Ia mengatakan, bantuan itu sangat berarti bagi para pegiat literasi yang rutin menggelar lapak baca pada sore hingga malam hari.
“Kami berterima kasih karena selama ini beliau ikut memantau aktivitas pegiat literasi di Tanah Papua, khususnya di Nabire. Ini sangat membantu dalam mendorong tumbuh kembang literasi di Nabire, Papua Tengah,” kata Hengky.
Ia berharap lampu baca tersebut dapat menunjang kegiatan membaca, terutama bagi anak-anak dan masyarakat yang mengunjungi titik-titik lapak baca.

Menurut Hengky, akses terhadap informasi berkualitas merupakan hak setiap orang. Karena itu, komunitas literasi dan lapak baca perlu mendapat perhatian agar masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk membaca dan mengembangkan pengetahuan.
“Setiap kita berhak mendapatkan informasi yang berkualitas. Salah satu upaya untuk mendapatkannya adalah dengan membangun komunitas literasi,” ujarnya.
Hengky menambahkan, keberadaan buku di lapak baca perlu didukung fasilitas yang memadai agar kegiatan membaca dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Ia berharap anak-anak yang terlibat dalam kegiatan literasi terus mengembangkan kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis sehingga dapat berkontribusi bagi kemajuan Papua.
“Kami berharap adik-adik ini dapat berkembang menjadi pribadi-pribadi yang berkualitas untuk menghidupi Papua yang lebih maju dalam literasi dan memajukan peradaban orang asli Papua,” pungkasnya. [*]












