Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Kadin Papua Tengah Dorong Sinergi Dunia Usaha Perkuat Ekonomi Menuju 2027

4
×

Kadin Papua Tengah Dorong Sinergi Dunia Usaha Perkuat Ekonomi Menuju 2027

Sebarkan artikel ini

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Tengah mendorong penguatan sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan organisasi terkait untuk memperkuat perekonomian daerah menuju 2027.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua Kadin Provinsi Papua Tengah, Alexander Gobai, dalam Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) II Kadin Papua Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Nabire, Kamis (24/09/2026).

Alexander mengatakan Rapimprov menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antar pelaku usaha, sekaligus menyusun langkah strategis Kadin dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.

“Semoga pertemuan di Nabire ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi dalam membangun perekonomian Papua Tengah menuju tahun 2027,” kata Alexander.

Ia menilai Kadin perlu mendorong program kerja yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi dan membuka ruang yang lebih luas bagi keterlibatan dunia usaha dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha diperlukan agar berbagai potensi ekonomi di Papua Tengah dapat dikembangkan secara lebih terarah.

“Memasuki tahun 2027, kita perlu memperkuat kerja sama dan menyusun program-program yang konkret, sehingga keberadaan Kadin dapat semakin dirasakan oleh dunia usaha maupun masyarakat,” ujarnya.

Rapimprov II Kadin Papua Tengah Tahun 2026 mengusung tema “Membangun Kemandirian Organisasi dan Sinergitas Kemitraan Menuju Penguatan Peran Kadin dalam Pembangunan Ekonomi Papua Tengah.”

Tema tersebut menjadi pijakan pembahasan untuk memperkuat kemandirian organisasi, membangun kemitraan, serta meningkatkan peran Kadin sebagai wadah dunia usaha dan mitra pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah.

Melalui Rapimprov tersebut, Kadin Papua Tengah diharapkan dapat merumuskan program dan langkah kerja yang dapat memperluas kemitraan, memperkuat dunia usaha, serta mendorong keterlibatan pelaku usaha dalam pembangunan ekonomi Papua Tengah pada 2027. (Noak Mote)

error: Content is protected !!