Pemprov Papua Tengah

Kemenkes Bantu Pemprov Papua Tengah Bangun Rumah Sakit dan Rehab Puskesmas

1
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si saat berbincang dengan Wakil Menteri Kesehatan usai pertemuan, Rabu (28/10/2026) - Dok. Humas Pemprov Papua Tengah

Nabire, Kalawaibumiofi | Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan membantu Pemerintah Provinsi membangun rumah sakit milik pemerintah provinsi, merehab bangunan puskesmas, bantuan alat kesehatan, obat-obatan hingga dana operasional petugas puskesmas.

Kepastian bantuan ini disampaikan Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si yang bertemu Wakil Menteri Kesehatan di Jakarta, Rabu (28/10/2027).

“Kemarin saya mewakili Gubernur mengikuti kegiatan di Kementerian Republik Indonesia. Permintaan yang kami ajukan kepada Kemenkes adalah membantu kami membangun rumah sakit besar di Provinsi Papua Tengah,” kata Wagub Deinas Geley, Kamis (29/10/2026).

Katanya, Kemenkes menyatakan akan membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah membangun rumah sakit seperti Rumah Sakit Kementerian Kesehatan di Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua

“Rumah sakit terbesar di Papua Tengah akan dibangun tahun depan setelah usulan kami. Kemudian akan dibangun lagi rumah sakit besar di Kabupaten Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya. Semua dari Kementerian akan bangun,” ucapnya.

Untuk rehab bangun puskesmas kata Wagub Geley, dari 117 puskesmas di Provinsi Papua Tengah, Kemenkes akan membantu merehab 54 di antaranya. Kementerian juga akan membantu alat-alat kesehatan untuk puskesmas.

“Kemudian Kemenkes akan siapkan ambulans khusus Papua adalah ambulans udara. Ini perintah Presiden. Ambulans udara itu helikopter akan disiapkan nanti. Pak Gubernur nanti putuskan penempatannya,” ujarnya.

“Nanti helikopter itu akan dipakaikan logo kesehatan seperti di mobil ambulans dan akan melayani masyarakat yang membutuhkan. Kemudian Kemenkes juga akan bantu dalam penyediaan obat-obatan.”

Wagub Geley mengatakan, Wakil Menteri Kesehatan pun meminta Pemprov Papua Tengah dan pemerintah delapan kabupaten terlebih dulu menyiapkan lahan pembangunan rumah sakit.

Ketika lahan sudah ada maka semua program yang diajukan gubernur dan wakil gubernur kepada Kementerian Kesehatan akan dijawab semua.

“Puji Tuhan kemarin ada tujuh program yang kami ajukan antara lain, pembangunan RS di provinsi dan delapan kabupaten di Papua Tengah itu sudah dikabulkan,” ucapnya.

Dalam pertemuan itu lanjut Wagub Geley, pihak juga meminta dokter spesialis yang ada di delapan kabupaten di Papua Tengah, dan Kemenkes akan menjawab itu.

“[Kami juga ajukan] perabot di dalam harus dilengkapi mereka juga sudah jawab itu. Dana operasional untuk petugas di Puskesmas, dan itu mereka juga sudah jawab. Kemudian bantuan mobil ambulans dan ternyata Kemenkes akan membantu helikopter untuk Papua Tengah dan Papua Pegunungan,” katanya.

Wagub Geley mengatakan, dengan begitu visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah konek dengan apa yang diajukan pihaknya kepada Kemenkes.

Selain itu, program Presiden juga terkoneksi dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah untuk pelayanan masyarakat, karena pemprov adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat.

“Sehingga kita mesti bersinergi dengan pemerintah pusat agar apa yang kurang dapat dibantu. Kami di Papua Tengah sudah siapkan tanah 20 hektare untuk lokasi pembangunan rumah sakit,” ujar Wagub Geley. (*)

error: Content is protected !!
Exit mobile version