Gubume, Kalawaibumiofi.com | Pemerintah Distrik Gubume bersama 17 kepala kampung, kepala suku, tokoh gereja, tokoh pemuda, dan seluruh elemen masyarakat menyepakati kebijakan pembukaan akses jalan yang menghubungkan Distrik Gubume dengan wilayah Milineri, Kabupaten Puncak Jaya. Kesepakatan dicapai pada Senin (13/7/2026) lalu.
Kebijakan tersebut diprakarsai oleh Kepala Distrik Gubume, Yanus Kupay, dan direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2026. Kesepakatan bersama itu menjadi langkah awal untuk membuka keterisolasian wilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat antarkampung.
Berdasarkan hasil kesepakatan, pemerintah kampung akan memberikan kontribusi anggaran sesuai kemampuan masing-masing untuk mendukung pekerjaan pembukaan jalan. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap, dengan titik pekerjaan sementara mencapai Kampung Nogi.
Pembukaan jalan Gubume–Milineri diharapkan dapat mempermudah perjalanan masyarakat dan memperlancar distribusi kebutuhan pokok. Selama ini, keterbatasan akses transportasi menjadi salah satu hambatan utama bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan publik maupun menjalankan kegiatan ekonomi.
Selain meningkatkan konektivitas antarkampung, pembangunan jalan tersebut juga diharapkan dapat membantu masyarakat mengangkut hasil pertanian, perkebunan, dan hasil bumi lainnya menuju pusat pemasaran.
Akses jalan yang memadai juga dinilai penting untuk mempercepat pelayanan kesehatan, pendidikan, pemerintahan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah Distrik Gubume dan sekitarnya.
Kesepakatan tersebut mendapat dukungan penuh dari 17 kepala kampung, kepala suku, tokoh gereja, pemuda, serta masyarakat Distrik Gubume. Keterlibatan berbagai unsur masyarakat menunjukkan bahwa pembukaan jalan merupakan kebutuhan bersama dan bukan hanya program pemerintah distrik.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah distrik dan pemerintah kampung diharapkan melakukan perencanaan anggaran, pengukuran jalur, pembagian tahapan pekerjaan, serta pengawasan penggunaan dana secara terbuka dan bertanggung jawab.
Partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pekerjaan, baik melalui dukungan tenaga, bahan lokal, maupun bentuk kontribusi lain sesuai kemampuan masing-masing kampung.
Sebagai bentuk ucapan syukur atas dimulainya pekerjaan dan tercapainya kesepakatan bersama, pemerintah distrik, para kepala kampung, dan masyarakat mengadakan acara syukuran di Kampung Nogi.
Acara tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah.
Pembukaan jalan Gubume–Milineri diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga membuka peluang ekonomi, memperkuat hubungan antarkampung, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Distrik Gubume mengharapkan seluruh pihak tetap menjaga persatuan, keamanan, dan semangat gotong royong agar pembangunan jalan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. [*]















