Nabire, Kalawaibumiofi.com | Kepala Suku Besar Meepago wilayah Provinsi Papua Tengah, Melkias Muyapa, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu. Apresiasi ini berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah tersebut. Penilaian ini disampaikan saat ditemui awak media Kalawaibumiofi.com di Nabire, Senin (7/9/2026).
“Saya atas nama Kepala Suku Besar Meepago menyampaikan selamat kepada Bapak Kapolres Tatiratu yang selama ini setiap saat menerima aspirasi masyarakat sesuai dengan tupoksinya,” ujar Muyapa.
Menurutnya, Kapolres Tatiratu memiliki kebiasaan yang sangat positif dengan selalu mengedepankan aspek pengamanan sekaligus mendengarkan suara rakyat.
“Kami berharap Kapolres selalu menerima aspirasi, karena rakyat membutuhkan sosok Bapak Tatiratu yang ada di tengah-tengah masyarakat, yang memperhatikan dan mengayomi rakyat. Dan beliau benar-benar hadir di tengah masyarakat untuk mengatasi berbagai masalah yang terjadi di Papua Tengah,” tambahnya.
Muyapa mencontohkan, saat terjadi demonstrasi di wilayah tersebut, Kapolres Tatiratu turun langsung ke lokasi untuk berinteraksi dengan massa. Hal ini dinilai sangat berbeda dengan penanganan pada masa sebelumnya.
“Dulu, penanganan masalah seperti ini seringkali memakan waktu hingga satu atau dua hari dan banyak kendala karena kurangnya pemahaman terhadap tupoksi. Sekarang, dengan Kapolres yang ada, kami selalu menjalin kolaborasi dan kerja sama sehingga semua tugas berjalan dengan baik,” jelasnya.
Berkat kerjasama yang terjalin antara pihak kepolisian dan tokoh masyarakat, situasi keamanan di wilayah Papua Tengah khususnya Nabire berjalan lancar dan kondusif.
“Pengamanan berjalan lancar, aspirasi masyarakat tersalurkan dengan baik, hingga mereka pulang dengan tenang. Harapan kami kedepan, kerjasama ini terus dipertahankan karena hal itu sangat kami butuhkan,” tegas Muyapa.
Disisi lain, Muyapa menilai, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua Tengah khususnya Kabupaten Nabire sangat kondusif berkat pola kerja sama dan kolaborasi yang dibangun antara Polres Nabire bersama unsur tokoh masyarakat.
Muyapa menyoroti kinerja Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu memiliki pendekatan berbeda dibanding pimpinan sebelumnya dalam menangani dinamika sosial di masyarakat.
“Kapolres memang luar biasa dalam penanganan masalah. Kami menjalin kolaborasi dan kerja sama yang baik sehingga Papua Tengah selama ini berjalan lancar, pengamanan juga berjalan baik, dan aspirasi masyarakat tersalurkan dengan keadaan yang aman,” ungkapnya.
Ia membandingkan kondisi saat ini dengan masa lalu dimana sering terjadi hambatan dalam penanganan masalah karena kurangnya pemahaman terhadap tugas dan fungsi masing-masing pihak. Kini, dengan pendekatan yang humanis dan komunikasi yang terbuka, setiap peristiwa dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan damai.
“Saat ada demonstrasi, beliau turun langsung ke lokasi. Itu belum tentu dilakukan oleh Kapolres sebelumnya. Itu menunjukkan beliau benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Pola komunikasi dua arah dan keterbukaan menerima aspirasi yang diterapkan Kapolres Samuel D. Tatiratu membuat masyarakat merasa dihargai dan dilindungi. Muyapa berharap pola kerja sama yang telah terjalin baik ini dapat terus dipertahankan demi menjaga kestabilan keamanan di wilayah Papua Tengah.
“Kami berharap kerjasama ini terus dijaga. Karena kondusivitas Papua Tengah sangat bergantung pada sinergitas antara pihak kepolisian dan masyarakat,” pungkasnya.[*]












