Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Melalui Pendidikan dan Subsidi Transportasi, Gubernur Nawipa: Negara Wajib Jamin Kesejahteraan Rakyat Papua Tengah

0
×

Melalui Pendidikan dan Subsidi Transportasi, Gubernur Nawipa: Negara Wajib Jamin Kesejahteraan Rakyat Papua Tengah

Sebarkan artikel ini
Peluncuran penerbangan subsidi oleh Gubernur Meki Nawipa,  bersamaan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Bandara lama Nabire. Senin (17/8/2026), – Dok Untuk Kalawai.

Nabire, Kalawaibumiofi.com |   Pemerintah Provinsi Papua Tengah menghadiskan pendidikan gratis dan akses transportasi terjangkau. dua pilar ini bertujuan mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di delapan kabupaten wilayah yang ada.

Komitmen ini, disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki F. Nawipa, SH, dalam pidatonya pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Lapangan Bandara Lama Nabire, Senin (17/8/2026).

Meki memaparkan, pemerintah provinsi telah menanggung biaya pendidikan gratis bagi sekitar 58.000 siswa di seluruh Papua Tengah. Selain itu, pemerintah juga membiayai proses sertifikasi bagi 1.800 guru agar mereka dapat meningkatkan kualitas pengajaran sekaligus memperoleh kesejahteraan dan hak-hak profesi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Pemprov, juga mengalokasikan anggaran untuk mendukung operasional sekolah-sekolah berasrama serta memberikan bantuan pendidikan bagi mahasiswa. Tak hanya di dalam negeri, mahasiswa asal Papua Tengah yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri pun menerima pembiayaan dari pemerintah daerah dengan total anggaran mencapai sekitar Rp 30 miliar per tahun.

“Kami menyediakan pendidikan gratis bagi sekitar 58.000 siswa, membiayai sertifikasi 1.800 guru agar mereka sejahtera dan mendapat haknya, mendukung sekolah berasrama, serta memberi bantuan pendidikan bagi mahasiswa, termasuk mahasiswa kami yang belajar di luar negeri dengan anggaran sekitar Rp 30 miliar per tahun. Negara ini perlu hadir untuk menjamin rakyatnya di atas tanah ini,” tegas Meki Nawipa di hadapan ribuan peserta upacara.

Selain sektor pendidikan, Pemprov juga meluncurkan program subsidi penerbangan guna memperkuat konektivitas antardaerah, khususnya antara ibu kota provinsi dan sejumlah kabupaten yang secara geografis sulit dijangkau melalui jalur darat.

“Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dengan PT. Amang Associate Mission Aviation. Pada tahap awal, penerbangan bersubsidi ini melayani rute Nabire–Ilaga–Sugapa dan sebaliknya,” terangnya.

Meki menjelaskan, penerbangan subsidi ini dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh akses transportasi yang lebih mudah, terjangkau, dan memperlancar mobilitas warga dari kabupaten menuju ibu kota provinsi maupun sebaliknya.

“Penerbangan subsidi ini kami luncurkan agar masyarakat mendapat akses transportasi yang lebih mudah dan mobilitas dari kabupaten ke ibu kota provinsi maupun sebaliknya semakin lancar. Ini merupakan bagian dari percepatan pembangunan dan bagian nyata dari pelayanan pemerintah kepada rakyat, sehingga transportasi dapat memperlancar pembangunan di atas tanah ini,” jelas mantan Bupati Paniai ini.

Ia menyebut, kepemimpinannya menargetkan penerbangan bersubsidi ini dapat beroperasi hingga akhir tahun 2026, dengan frekuensi penerbangan yang akan disesuaikan sepenuhnya dengan kebutuhan masyarakat pengguna jasa.

Seluruh program yang telah dan sedang dijalankan, baik di bidang pendidikan maupun transportasi. Sebagai wujud komitmen Pemprov dan seluruh jajaran perangkat daerah untuk menghadirkan pelayanan publik yang menyentuh langsung berbagai sendi kehidupan masyarakat.

“Semua ini semata-mata untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Papua Tengah. Maka ini perlu hadir untuk menjamin rakyatnya di atas tanah ini,” pungkas Meki Nawipa.

Peluncuran resmi penerbangan subsidi tersebut dilakukan bersamaan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah berharap program ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi langkah konkret untuk mempercepat laju pembangunan serta membuka keterhubungan yang lebih luas antar kabupaten di wilayah Papua Tengah. [*]

error: Content is protected !!