Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Patuhi Regulasi Kemenkes, Dinkes Papua Tengah Percepat Validasi dan Pendayagunaan SDMK

1
×

Patuhi Regulasi Kemenkes, Dinkes Papua Tengah Percepat Validasi dan Pendayagunaan SDMK

Sebarkan artikel ini
Dok Untuk Kalawai.
Example 468x60

Timika, Kalawaibumiofi.com | Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah terus mempercepat pemetaan data serta penerapan prosedur pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di seluruh kabupaten. Langkah ini dilakukan guna memastikan tata kelola tenaga kesehatan berjalan sesuai peraturan Kementerian Kesehatan RI.

Kegiatan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta aturan turunannya. Setiap daerah diwajibkan menyusun data kekuatan tenaga kesehatan secara akurat, sehingga penempatan dan pendayagunaannya didasarkan pada analisis beban kerja dan standar ketenagaan minimal.

Example 300x600

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Papua Tengah, Kristianus Tebai, SKM, M.Kes, menjelaskan bahwa upaya ini mencakup seluruh wilayah, bukan hanya satu kabupaten saja.

“Kami tidak hanya melatih penginputan data di Mimika. Tim kami juga sudah turun ke Puncak Jaya, Deiyai, dan Dogiyai. Sedangkan untuk Intan Jaya, Paniai, dan Puncak, pendampingan akan dilakukan pada akhir bulan ini,” ujarnya saat kegiatan berlangsung di Timika, Kamis (18/6/2026).

Data yang akurat menjadi syarat utama agar daerah dapat memperoleh kuota tenaga kesehatan melalui jalur CPNS, PPPK, maupun program penugasan khusus seperti Nusantara Sehat. Kesalahan atau keterlambatan penginputan berisiko membuat daerah tidak mendapatkan alokasi yang sesuai kebutuhan.

Kristianus menambahkan bahwa pengaturan ini bertujuan agar tenaga kesehatan tidak hanya terkonsentrasi di kota, tetapi juga menjangkau wilayah pedalaman.

“Penempatan harus tepat sasaran. Ini demi menjaga mutu pelayanan di puskesmas dan rumah sakit agar tetap sesuai Standar Pelayanan Minimal yang berlaku,” tegasnya.

Melalui pendampingan ini, Dinkes provinsi berharap kabupaten dapat menyusun perencanaan yang akuntabel. Dampaknya antara lain: jumlah tenaga sesuai kebutuhan, penempatan sesuai kompetensi, kemudahan penyusunan rencana jangka panjang, serta kepastian karir dan kesejahteraan tenaga kesehatan.

Pemerintah provinsi mengajak seluruh dinas kesehatan kabupaten dan tenaga kesehatan untuk berperan aktif. Sinergi ini menjadi kunci pemerataan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Papua Tengah. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!