Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Percepat Dapur Sekolah di Papua, Mandenas : Anak Butuh Makan agar Bisa Fokus Belajar

0
×

Percepat Dapur Sekolah di Papua, Mandenas : Anak Butuh Makan agar Bisa Fokus Belajar

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, saat foto bersama para guru di SMP N I Nabire. Senin (4/5/2026), – Kalawai.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, menyoroti pentingnya percepatan pembangunan dapur makan di sekolah-sekolah seluruh Papua, khususnya wilayah pegunungan dan daerah 3T. Langkah ini dinilai krusial untuk mengatasi masalah gizi yang berdampak langsung pada kualitas pendidikan anak.

Dalam kunjungannya di SMP Negeri 1 Nabire, Mandenas menegaskan bahwa respons masyarakat terhadap program penyediaan makanan sangat positif. Namun, tantangan terbesar saat ini adalah kebutuhan dasar yang belum terpenuhi, di mana banyak siswa datang ke sekolah dalam keadaan lapar.

Example 300x600

“Banyak anak datang ke sekolah belum makan, sampai pusing dan pingsan saat pelajaran. Kondisi ini membuat proses belajar tidak optimal,” ujar Mandenas saat berkunjung ke SMP N I Nabire, Senin (4/5/2026).

Oleh karena itu, keberadaan dapur sekolah menjadi solusi mendesak. “Anak-anak butuh makan supaya bisa belajar dengan tenang dan fokus. Kalau mereka fokus, nilai akademik otomatis akan meningkat,” tegasnya.

Selain infrastruktur, politisi Partai NasDem ini juga menekankan pentingnya sistem pengelolaan yang transparan dan akuntabel. Penggunaan aplikasi berbasis data dinilai sangat efektif untuk memantau distribusi dan pengelolaan program secara real time.

“Dengan sistem yang terbuka, orang tua dan masyarakat bisa mengawasi setiap hari. Data dari guru juga penting untuk memastikan akurasi dan mendeteksi masalah sejak dini,” jelasnya.

Mandenas bahkan membuka peluang agar sistem digital ini dapat dikembangkan hingga tingkat nasional, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan di Papua, tetapi juga menjadi model bagi daerah lain di Indonesia.

Ia berharap percepatan program ini dapat segera terealisasi sebagai upaya konkret meningkatkan kualitas gizi dan mutu pendidikan generasi muda Papua demi masa depan yang lebih baik.[*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!