Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Perempuan Papua Tengah Didorong Perkuat Pengamalan Pancasila dan Jaga Keberagaman

1
×

Perempuan Papua Tengah Didorong Perkuat Pengamalan Pancasila dan Jaga Keberagaman

Sebarkan artikel ini
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Tengah, Victor Fun, saat membuka Diskusi Publik Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Aula RRI Nabire, Senin (1/6/2026), – Kalawai/Noak Mote.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com |  Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan pentingnya peran perempuan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Tengah, Victor Fun, S.Sos., M.Si., saat membuka Diskusi Publik Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Aula RRI Nabire, Senin (1/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Persatuan Perempuan Nusantara Papua Tengah itu mengangkat tema Perempuan Papua Tengah Mengamalkan Pancasila, Menjaga Indonesia dalam Keberagaman”**. Acara dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, akademisi, insan pers, dan masyarakat.

Example 300x600

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Victor Fun, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Perempuan Nusantara Papua Tengah atas inisiatif penyelenggaraan diskusi publik tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam itu penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila mengajarkan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Papua Tengah yang hidup dalam semangat kekeluargaan, gotong royong, serta penghormatan terhadap adat dan budaya lokal,” kata Victor.

Ia menjelaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Selain berperan dalam pembangunan, perempuan juga menjadi penjaga harmonisasi sosial, pelestari budaya, dan penguat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

Menurutnya, Papua Tengah merupakan rumah bagi berbagai suku, bahasa, budaya, dan latar belakang masyarakat. Keberagaman yang dimiliki daerah tersebut harus terus dijaga melalui semangat persaudaraan, toleransi, dan saling menghormati.

“Perempuan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui keluarga. Nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi, dan penghormatan terhadap sesama dapat ditanamkan sejak dini melalui peran perempuan dalam keluarga,” ujarnya.

Victor juga menyoroti kontribusi perempuan Papua Tengah di berbagai sektor pembangunan, mulai dari pendidikan, kesehatan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga pemerintahan. Menurutnya, peran tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan daerah.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan melalui berbagai program pemberdayaan. Program tersebut meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi keluarga, perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Ia menambahkan bahwa Papua Tengah saat ini tengah berupaya mempercepat pembangunan di berbagai bidang, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, dan pembangunan infrastruktur hingga wilayah pedalaman dan pegunungan.

Dalam kesempatan tersebut, Victor berharap diskusi publik yang dilaksanakan dapat menghasilkan berbagai gagasan, masukan, dan rekomendasi yang konstruktif untuk memperkuat peran perempuan dalam menjaga persatuan bangsa dan mendukung pembangunan Papua Tengah.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi perempuan, lembaga adat, lembaga keagamaan, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat luas demi mewujudkan Papua Tengah yang maju, aman, dan sejahtera,” katanya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Papua Tengah diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, memperkokoh pengamalan nilai-nilai Pancasila, serta meningkatkan partisipasi perempuan dalam menjaga keberagaman dan pembangunan bangsa. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!