Nabire, Kalawaibumiofi.com | Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan menyiapkan anggaran sekitar Rp80 miliar untuk mendukung pengembangan dan perluasan Bandara Nabire. Selanjutnya, Pemprov Papua Tengah berharap, pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan mengalokasikan tambahan anggaran sekitar Rp400 miliar untuk menuntaskan pembangunan tersebut.
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengatakan kebutuhan anggaran itu untuk pengembangan Bandara Nabire diperkirakan mencapai sekitar Rp500 miliar. Hal itu menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan Pemprov Papua Tengah dengan Wakil Menteri Perhubungan Republik Indonesia beserta jajaran direktorat jenderal di Kementerian Perhubungan.
“Bandara itu membutuhkan kurang lebih Rp 500 miliar. Provinsi akan menganggarkan Rp80 miliar, kemudian sisanya sekitar Rp400 miliar kami harapkan dapat dibantu kementerian,” kata Deinas dalam pertemuannya dengan Wakil Menteri Perhubungan RI di Jakarta Senin (14/9/2026).
Menurutnya, pengembangan Bandara Nabire diperlukan untuk meningkatkan kapasitas dan mendukung konektivitas transportasi udara di Provinsi ini. Perluasan tersebut mencakup penambahan panjang landasan pacu hingga lebih dari 2.000 meter serta pelebaran fasilitas bandara.
Sehingga dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan Bandara Nabire, juga berkaitan dengan rencana kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia ke Nabire beberapa waktu lalu. Dalam kunjungan tersebut, Bandara Nabire dan Pelabuhan Nabire menjadi bagian dari infrastruktur yang akan mendapat perhatian pemerintah pusat.
“Wakil Menteri Perhubungan berjanji akan membantu menindaklanjuti kunjungan Wapres ke Nabire, terutama untuk melihat Bandara Nabire dan Pelabuhan Nabire beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Selain Bandara Nabire, Geley juga mengusulkan dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan terminal transportasi, termasuk terminal Tipe A dan Tipe B. Kementerian Perhubungan meminta pemerintah daerah menyiapkan lahan sekitar lima hektar untuk pembangunan terminal tersebut.
“Untuk terminal Tipe A dan Tipe B mereka juga akan membantu. Mereka meminta kami menyiapkan lahan sekitar lima hektar,” ungkap Deinas.
Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Papua Tengah juga membahas pengembangan sejumlah bandara perintis di wilayah pegunungan dan daerah lainnya.
Deinas menyebut sejumlah lapangan terbang perintis di Kabupaten Puncak, termasuk di Ilaga, masuk dalam pembahasan. Pemerintah juga mendorong peningkatan fasilitas penerbangan di wilayah Timika serta Kabupaten Dogiyai.
Untuk Dogiyai, pemerintah pusat disebut telah menindaklanjuti usulan peningkatan Bandara Perintis Enarotali atau bandara yang ada di wilayah tersebut.
“Kami juga mendorong peningkatan bandara-bandara yang ada, termasuk di wilayah Dogiyai. Pemerintah pusat sudah turun melihat dan mendorong adanya peningkatan,” katanya.
Selain pembangunan infrastruktur bandara, Pemprov Papua Tengah mengusulkan pemasangan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah ruas jalan. Salah satunya berupa pembatas atau pagar pengaman jalan yang berfungsi mengurangi risiko fatal ketika terjadi kecelakaan lalu lintas.
Menurut Deinas, fasilitas keselamatan tersebut terlihat sederhana, tetapi penting bagi keselamatan pengguna jalan.
“Kami usulkan agar sepanjang jalan itu dipasang pembatas pengaman. Kalau terjadi kecelakaan kendaraan, ada pengaman sehingga risikonya bisa dikurangi,” tuturnya.
Deinas menegaskan, dari berbagai usulan yang dibawa dalam pertemuan dengan Kementerian Perhubungan, pembangunan Bandara Nabire dan Pelabuhan Nabire menjadi prioritas utama.
“Yang besar itu bandara dan pelabuhan. Dua infrastruktur itu harus dituntaskan,” katanya.
Lanjut Deinas, pertemuan dengan Kementerian Perhubungan merupakan bagian dari pembagian tugas antara dirinya dan Gubernur Papua Tengah, Meki F. Nawipa. Gubernur melakukan kunjungan kerja ke Intan Jaya, sementara Deinas mewakili pemerintah provinsi dalam sejumlah pertemuan di Jakarta.
“Pak Gubernur ke sana (Intan Jaya), kami di sini. Kami bagi tugas. Pak Gubernur mempercayakan saya untuk mewakili beliau hadir dalam pertemuan ini,” pungkas Deinas. [*]
