Nabire, Kalawaibumiofi.com I Polda Papua Tengah menggelar upacara kesadaran Nasional dan dan Penganugrahan Tanda Kehormatan pada Senin (19/01/2026). Upacara berlangsung di Lapangan Apel Polres Nabire, dipimpin oleh Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare, mengatakan, Hari Kesadaran Nasional memiliki makna yang sangat penting sebagai momentum untuk meneguhkan kembali jati diri kita sebagai insan Bhayangkara dan Apaparatur Negara.
“Upacara ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan sarana refleksi diri, evaluasi kinerja, serta penguatan komitmen kita dalam menjalankan tugas secara profesional, bermoral, dan bertanggung jawab kepada bangsa dan Negara,” kata Papare.
Dia mengajak seluruh personel Polda Papua Tengah dan Jajarannya, untuk terus menumbuhkan kesadaran akan tugas dan tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Tantangan tugas ke depan semakin kompleks, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua Tengah.
“Oleh karena itu, diperlukan kesiapsiagaan, soliditas, serta sinergi yang kuat, baik di internal Polri maupun dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen Masyarakat,” ajak Papare.
Polda Papua Tengah juga melaksanakan penganugerahan tanda kehormatan kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian terbaik dalam pelaksanaan tugas.
Menurutnya, penganugerahan ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi dari negara atas prestasi serta pengabdian yang tulus.
“Kepada personel yang menerima tanda kehormatan, saya ucapkan selamat dan terima kasih. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta menjadi teladan bagi rekan-rekan lainnya,” tuturnya.
Mantan Wakapolda Papua Barat ini, juga mengingatlah agar setiap penghargaan yang diberikan adalah amanah yang harus dijaga dengan sikap rendah hati dan tanggung jawab yang lebih besar.
“Namun demikian, saya juga menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama dalam pengabdian kita. Yang terpenting adalah bagaimana setiap personel mampu melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, serta menjaga nama baik institusi Polri di tengah Masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap, agar seluruh personel Jajaran Polda Papua Tengah senantiasa meningkatkan disiplin, etos kerja, dan profesionalisme, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap Polri.
“Mari kita jadikan momentum Hari Kesadaran Nasional ini sebagai penguat tekad untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya di Tanah Papua yang kita cintai,” pungkasnya.
Usai upacara, Kapolda menyematkan Penganugrahan Tanda Kehormatan kepada empat personilnya. Berikut empat personal Polri di jajaran Polda Papua Tengah yang dianugerahi Tanda Kehormatan, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia, nomor 131/TK/Tahun 2025 Tanggal 15 Desember 2025.
- Zulkifli Kawi K Pangkat Inspektur Polisi Satu NRP 72020435, Jabatan Kasubbagbekpal Baglog Polres Nabire Polda Papua Tengah. Dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian 32 Tahun.
- Sugiarto , Pangkat Inspektur Polisi Satu NRP 81070466, Jabatan PS Kanit 1 SUBDIT II Ditintelkam Polda Papua Tengah. Dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian 24 Tahun.
- Muhammad Irfan Akbar Amirullah, S.H. Pangkat Inspektur Polisi Dua NRP 88080993, Jabatan PS Kaurmintu Subbagrenmin Ditreskrimsus Polda Papua Tengah. Dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian 16 Tahun.
- Theresyah Frikha Andiko, S.akun Pangkat Brigpol NRP 98040205, Jabatan Banum 1 Itbid I Iwasda Polda Papua Tengah. Dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian 8 Tahun.[*]
