Nabire, Kalawaibumiofi | Pemuda Katolik Komosariat Daerah (PK KOMDA) Provinsi Papua Tengah, berencana akan menggelar Rapat Kerja (Raker) I pada pertengahan April mendatang. Raker ini akan fokus mendorong isu dialog, penanganan pengungsi dan pembangunan yang memperhatikan hak asasi manusia (HAM), serta aspek sosial budaya.
“Dalam kegiatan ini, akan dilakukan pemetaan isu pembangunan, HAM, dan sosial budaya, dengan penekanan khusus pada ekonomi kerakyatan dan gender,” ujar Ketua PK Komda Papua Tengah, Tino Tyson Moter di Nabire, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, raker mengusung tema “Peningkatkan Kemitraan dengan Pemerintah” Tujuannya, adalah bersama – sama bersolidaritas dan menetapkan langkah strategis.
“Jadi Pemuda Katolik dapat berperan sebagai agent of change tidak hanya di lingkup gereja, tetapi juga dalam menangani berbagai isu sosial, ” jelas Tino.
Sementara dalam bahasan terkait HAM, Pemuda Katolik menyoroti Provinsi Papua Tengah yang tidak hanya kaya akan sumber daya alam tambang. Tetapi juga dihadapkan pada berbagai permasalahan meliputi pelanggaran HAM, persoalan tapal batas, aktivitas tambang ilegal, kasus penembakan, pengungsian masyarakat, serta permasalahan terkait lembaga budaya.
“Kami akan mendorong Pemerintah untuk melihat kembali ruang sosial yang selama ini terkesan diabaikan, serta mengakomodir aspirasi dan kebutuhan masyarakat dalam kebijakan pemerintah daerah,”pungkasnya. [*]

















