Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Resmikan Pesantren Riyadhus Qur’an, Gubernur Meki Tekankan Pendidikan sebagai Fondasi Pembangunan

2
×

Resmikan Pesantren Riyadhus Qur’an, Gubernur Meki Tekankan Pendidikan sebagai Fondasi Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa dalam peresmian Pondok Pesantren Qur'an serta meluncurkan jenjang pendidikan SMP dan SMA Riyadhus Qur’an di Distrik Nabire Barat. Sabtu, (25/4/2026), – Kalawai/Humas Pemprov.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com |  Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meresmikan Pondok Pesantren Qur’an serta meluncurkan jenjang pendidikan SMP dan SMA Riyadhus Qur’an di Distrik Nabire Barat, pada Sabtu, (25/42026).

Dalam sambutannya, Gubernur Nawipa menyampaikan apresiasi tinggi kepada Yayasan Riyadhul Quran Nabi yang telah berinisiatif membangun lembaga pendidikan berbasis keagamaan di wilayah ini. menurutnya, pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Example 300x600

“Pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Kehadiran pondok pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi pusat pembinaan moral, akhlak, dan spiritual generasi muda,” tutur Gubernur.

Gubernur juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara tempat ibadah dan lembaga pendidikan. Menurutnya, fungsi masjid dan tempat ibadah akan berjalan optimal jika didukung oleh masyarakat yang berpendidikan dan memiliki pekerjaan yang layak.

“Banyak orang membangun tempat ibadah dengan nilai miliaran, tapi mereka lupa, tempat ibadah itu akan jalan kalau ada sekolah. Dan orang sekolah yang bisa menolong ini,” ungkapnya.

Gubernur, juga menekankan pentingnya integritas data dalam dunia pendidikan. Pemerintah Provinsi Papua Tengah saat ini sedang memprioritaskan pendidikan, termasuk rencana pemberian beasiswa hingga jenjang SMP. Namun, hal ini terkendala karena belum akuratnya data Dapodik di tingkat SD.

“Pemerintah butuh data yang benar. Waktu data itu ada, kita bisa mengejar rakyat ini. Tapi kalau data tidak ada, itu tidak akan bisa. Oleh karena itu, saya berharap santri-santri ini nantinya bisa menjadi pemimpin yang menyediakan data yang benar dan bertanggung jawab,” terangnya.

“Komitmen kami untuk mewujudkan visi “Papua Tengah Emas” yang adil, berdaya saing, dan harmonis bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali, sekaligus membantah isu yang pernah menuduhnya bersikap diskriminatif,” tambahnya.

Gubernur Nawipa berharap, pesantren ini mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai keimanan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial. Hal ini dinilai penting untuk memperbaiki kondisi moral bangsa saat ini.

“Semoga lembaga ini dapat menjadi pusat pendidikan yang melahirkan generasi Qurani dan pemimpin masa depan yang takut akan Tuhan, cerdas, dan bermoral untuk membangun Papua Tengah,’ harap Nawipa. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!