Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Tanah Papua

‘Rumah Besar’ Papua, Puluhan Tokoh Adat dan Pemprov Perkuat Sinergi di PYCH

26
×

‘Rumah Besar’ Papua, Puluhan Tokoh Adat dan Pemprov Perkuat Sinergi di PYCH

Sebarkan artikel ini
Para tokoh adat se-Provinsi Papua dalam foto bersama usai pertemuan di Papua Youth Creative Hub (PYCH), Jayapura, Jumat (13/02/2026), – Kalawai/Renaldo T.
Example 468x60

Jayapura, Kalawaibumiofi. com |  Puluhan tokoh adat yang terdiri dari Ondofolo, Ondoafi, dan Kepala Suku dari seluruh wilayah Provinsi Papua berkumpul dalam pertemuan silaturahmi di Gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH), Distrik Abepura, Kota Jayapura, Jumat (13/2/2025).

Pertemuan bertajuk “Menjaga Rumah Besar Papua dan Penguatan Peran Tokoh Adat dalam Bingkai NKRI” ini bertujuan memperkokoh komunikasi antara pemerintah dan masyarakat adat sebagai pilar utama pembangunan.

Example 300x600

Hadir dalam agenda tersebut perwakilan Pemerintah Provinsi Papua, Walikota Jayapura, anggota BP3OPK Papua, Kepala ATR/BPN Provinsi Papua, perwakilan PAK-HAM Papua, hingga Wakil Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP).

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, Yohanes Walilo, Gubernur Papua menekankan bahwa tokoh adat adalah kunci keberhasilan pembangunan. “Tanpa peran aktif bapak/ibu sekalian, pembangunan tidak akan berjalan dengan baik. Tokoh masyarakat adalah pilar menjaga nilai adat, persatuan, dan kedamaian,” tegas Gubernur.

Gubernur mengakui bahwa meski Papua kaya akan sumber daya, tantangan di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi kerakyatan masih nyata. Oleh karena itu, sinergi dengan tokoh adat sangat diperlukan sebagai jembatan aspirasi rakyat.

Pemprov Papua juga berkomitmen untuk:

  1. Pembangunan Inklusif: Memastikan pembangunan menyentuh tingkat kampung hingga kota.
  2. Peningkatan SDM: Mendorong anak-anak asli Papua menjadi tuan di negeri sendiri melalui pelatihan dan pemberdayaan ekonomi.
  3. Transparansi Otsus: Mengelola dana Otonomi Khusus secara akuntabel dengan pengawasan dari tokoh masyarakat.
  4. Pendekatan Kultural dan Keamanan

Selain pembangunan fisik, Gubernur mengajak seluruh elemen untuk mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan. Ia mengingatkan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama guna memastikan investasi dan layanan kesehatan berjalan optimal.

“Mari kita bangun kepercayaan. Pembangunan yang berhasil berawal dari rasa percaya antara pemerintah dan rakyatnya,” tutup Gubernur dalam sambutan tersebut. Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari komunikasi intensif yang berkelanjutan demi kemajuan Tanah Papua. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!