Nabire, Kalawaibumiofi.com | Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026 Pertamina menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Provinsi Papua Tengah tetap aman menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.
Hal tersebut disampaikan Sales Branch Manager (SBM) Papua Tengah 1 Pertamina Patra Niaga sekaligus Ketua Satgas RAFI, Muhammad Rinaldi Suryanto, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Pelayanan Idul Fitri 1447 H di Aula Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Morgo, Nabire, Selasa (10/03/2026).
Ia mengatakan, distribusi energi didukung dua Fuel Terminal utama, yaitu Fuel Terminal Nabire (Mampire) yang melayani Nabire, Dogiyai, Deiyai, dan Paniai ; serta Fuel Terminal Timika untuk wilayah Mimika dan sekitarnya.
Stok saat ini terkendali, dengan LPG bertahan hingga 16 hari (konsumsi 20 metrik ton/hari) dan minyak tanah 8 hari (56 kiloliter/hari).
“Ketahanan stok bersifat dinamis karena Pertamina terus suplai dari terminal utama saat stok mendekati batas aman,” kata Rinaldi.
Pertamina memprediksi lonjakan konsumsi di sektor transportasi dan industri, dengan puncak mudik 17 Maret 2026 dan balik 25 Maret 2026. Untuk itu, 81 SPBU, 5 agen LPG NPSO, 11 agen minyak tanah PSO, serta 10 mobil tangki siaga dikerahkan.
Ia mengimbau masyarakat hindari panic buying. “Pertamina jamin BBM dan LPG aman hingga pasca-Idul Fitri,” tegasnya. [*]

















