Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Tanah Papua

Uskup Timika: Manusia Punya Tiga Tubuh yang Perlu Dirawat Seimbang

23
×

Uskup Timika: Manusia Punya Tiga Tubuh yang Perlu Dirawat Seimbang

Sebarkan artikel ini
Uskup Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, O.S.A., saat memberikan Sakramen Sakramen Krisma di Paroki KSK, Bukit Meriam Nabire, Minggu (22/3/2026), – Kalawai/Titus Ruban.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com |  Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, menyampaikan pendapat para spiritual dan psikolog, bahwa diri manusia terdiri dari tiga bagian penting yang terpatri dalam personalitas dan menjadi satu kesatuan yang integral.

“Tubuh pertama adalah tubuh daging, Tubuh kedua adalah tubuh psikologis dan tubuh ketiga adalah tubuh roh,” ungkap Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, dalam khotbahnya di hadapan 106 penerima Sakramen Krisma dan Umat Katolik di Paroki KSK, Bukit Meriam Nabire, Minggu (22/3/2026).

Example 300x600

Mgr. Bernardus menjelaskan, tubuh pertama adalah tubuh daging yang rentan terhadap realitas lingkungan sekitar, seperti merasakan panas saat cuaca panas dan dingin saat hujan. Tubuh kedua adalah tubuh psikologis atau psikis, yang merupakan bagian jiwa dan pikiran yang tidak terlihat namun berkaitan erat dengan tubuh fisik. Kedua tubuh ini saling mempengaruhi. Ketika pikiran kacau atau stres, tubuh fisik bisa terkena penyakit seperti kanker, begitu juga jika pola makan tidak baik dan kurang gizi, tubuh psikologis akan terganggu.

Tubuh ketiga adalah tubuh roh, yang menjadi tempat bersentuhan dengan Roh Allah dan memberi hidup pada manusia. Ketiga tubuh ini saling meneguhkan dan juga bisa saling mempengaruhi secara negatif jika tidak mendapatkan “makanan” yang sesuai.

“Tubuh fisik membutuhkan makanan bergizi, tubuh pikiran membutuhkan ketenangan, dan tubuh roh membutuhkan doa, kontemplasi, pengayaan ajaran Yesus, devosi, Ekaristi, serta hubungan dengan sesama umat Tuhan. Jika tubuh roh tidak terawat, jiwa dan tubuh jasmani juga akan mengalami kesakitan dan kehancuran karena bisa dikuasai oleh roh kejahatan,” jelas Uskup.

Uskup juga mengutip surat Paulus kepada umat Roma yang menegaskan bahwa manusia hidup karena Roh Allah yang menghuni dalam diri, yang kemudian membuat jiwa, pikiran, emosi, dan tubuh menjadi sehat.

“Pemahaman ini penting untuk dijadikan dasar dalam menghadapi pertanyaan hidup, khususnya bagi masyarakat di tanah Papua dan lebih khusus lagi di Paroki KSK,” pungkasnya. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!